Keluarga Korban Pembunuhan di Karimun Duga Ada ”Main Mata” antara Oknum Jaksa dengan Tersangka
![]() |
Ilustrasi/KOMPASIANA |
JAKARTA, POTRETNEWS.com — Putra dari Taslim alias Cikok korban pembunuhan di Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) meminta jaksa objektif. Robiyanto, nama sang anak, meminta jaksa mengindahkan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Balai tertanggal 10 Maret 2003.
Dia mendapat informasi, jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Karimun berusaha menutupi berkas hasil penetapan PN Tanjung Balai dengan nomor 30/Pen.Pid./2003/PN.TPI.TBK tertanggal 10 Maret 2003.Di di situ terdapat nama Dwi Untung alias Cun Heng yang sudah ditetapkan tersangka oleh pengadilan berdasarkan fakta persidangan dua terpidana sebelumnya.”Kalau info itu benar, maka saya tidak segan-segan melaporkan oknum jaksa itu ke Komisi Kejaksaan (Komjak) dan Jamwas,” kata Robiyanto kepada wartawan, Selasa (14/8/2020).Robiyanto menduga ada ”main mata” antara oknum jaksa dengan Cun Heng sehingga hingga belasan tahun tidak dilakukan eksekusi terhadap putusan pengadilan. ”Saya ingin jaksa terbuka dan objektif. Ini demi keadilan,” tegasnya, melansir sindonews.com.Akham Sophian

























