PotretNews.com Minggu 20 September 2020

Dituding Macam-Macam oleh Anggota DPR RI Achmad, Rektor UIN Suska Riau: Itu Fitnah!

Dituding Macam-Macam oleh Anggota DPR RI Achmad, Rektor UIN Suska Riau: Itu Fitnah!

Rektor UIN Suska Riau, Akhmad Mujahidin ketika diwawancarai wartawan ”potretnews.com” baru-baru ini/POTRETNEWS.com

Selasa, 15 September 2020 10:43 WIB
Anggi Dwi Safitri/Rida Widi Anty

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Rektor Universitas Islam Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau Akhmad Mujahidin blakblakan menjawab segala tuduhan yang disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Achmad (F-P Demokrat/Dapil Riau I) kepadanya saat rapat kerja (raker) dengan Menteri Agama Fachrul Razi, belum lama ini.

Mujahidin menganggap bahwa semua yang disampaikan oleh Achmad tidak sesuai dengan fakta yang ada dan tidak ada klarifikasi dari Achmad ke UIN Suska Riau terlebih dahulu.

”Jika ada orang berkata tanpa data itu fitnah. Ada orang bilang kalau UIN tidak punya prestasi, dia tidak baca data, dan seharusnya tanya terlebih dahulu ke kami, jangan langsung disebarkan ke media sosial,” tandas Mujahidin, khusus kepada potretnews.com Kamis (10/9/2020) lalu.

Dalam video yang beredar Achmad mengklaim bahwa Mujahidin adalah salah satu tim suksesnya saat pilkada 2006. Merespons hal itu, Mujahidin tidak merasa bahwa dirinya adalah salah satu tim suksesnya.

”Saya tidak merasa begitu, saya hanya diundang ceramah oleh beliau di Rokan Hulu waktu itu," kata dia. Achmad juga mengatakan bahwa Mujahidin terindikasi melakukan tindakan korupsi selama menjabat sebagai Rektor UIN Suska Riau.

Lagi-lagi Mujahidin menolak mentah-mentah tudingan yang disampaikan oleh mantan Bupati Rokan Hulu dua periode tersebut.

”Menjawab tudahan beliau bahwa saya diduga korupsi, saya sudah diperiksa sebanyak dua kali oleh lembaga yang memiliki wewenang menangani kasus korupsi. Seharusnya beliau mengerti jika kasus korupsi itu sudah ada lembaganya sendiri, jadi tidak perlu seorang anggota DPR RI mengurusi soal korupsi,” tambahnya.

Kendati diserang dengan tuduhan bermacam-macam, namun Mujahidin tidak berniat untuk melaporkan Achma ke pihak yang berwajib. "Saya tidak akan melaporkan beliau, bahkan terpikirkan oleh saya saja tidak,” ujarnya.

Beredar Video Minta Rektor UIN UIN Suska Dicopot
Sebelumnya, pada Selasa (8/9/2020) di media sosial beredar video raker Komisi VII DPR RI dengan Menteri Agama. Pada rapat itu, legislator asal Riau Achmad meminta Menteri Fachrul Razi untuk mencopot Akhmad Mujahidin dari jabatan Rektor UIN Suska Riau.

Dalam video itu Achmad menyatakan Akhmad Mujahidin merupakan salah satu tim suksesnya saat Pilkada (Rokan Hulu) tahun 2006.

Permintaan yang disampaikan ke menteri menurut Achmad semata-mata karena tidak mau manajemen yang terjadi di UIN Suska Riau semakin hancur. Dia mengklaim, banyak dosen dan mahasiswa yang datang (kepadanya) dan menginginkan pembenahan dalam manajamen nya dan segera dicopot dari kursi rektor.

”Manajemen UIN Suska Riau sistem majelis pondok. padahal sudah beberapa kali dikasih peringatan, tetapi enggak juga, Pak. Ini data sebanyak-banyaknya sama saya pak,” tandas Achmad dalam raker tersebut.

Anggota Komisi VII DPR RI itu juga menukas selama ini, UIN Suska Riau dulu salah satu universitas terbaik, tetapi sekarang sudah merosot jauh, menjadi nomor pincit (nomor paling akhir).

”Terjadi banyak konflik di sana, terjadi otoriter manajemen di sana, terjadi korupsi yang luar biasa. Sekarang gedung yang tidak terawat, sekarang ada pulak masjid tidak berjamaah di sana karena masjid tidak dibenahi, mahasiswa dibungkam, saya harap ini diproses Pak, ini beban moral saya,” pungkasnya. *1

       
        Loading...    
           
Kategori : Pekanbaru, Umum
wwwwww