Demi Pilkada Berintegritas, LP2D Ingatkan Koordinasi KPU dengan Bawaslu di Riau Jangan sampai ”Dingin”
![]() |
Alpin Jarkasi Husein. |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Masa pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) 2020 telah ditutup Ahad (6/9/2020) tengah malam pukul 24.00 setelah dibuka selama tiga hari.
Namun ada sejumlah peristiwa di lapangan yang menjadi catatan Lingkar Peduli Pemilu dan Demokrasi (LP2D) dan semestinya mendapat perhatian dari masyarakat.Satu di antara beberapa catatan yaitu; penerapan protokol kesehatan masih diabaikan bakal pasangan calon. Padahal sejak jauh hari hal ini sudah diingatkan oleh pemerintah dan jangan sampai pilkada jadi klaster baru Covid-19.Meskipun tidak ada sanksi pidana atau denda bagi pelanggar protokol kesehatan, LP2D berpendapat penyelenggara pemiilihan harus memberikan teguran kepada peserta agar hal demikian tidak terulang kembali.”KPU dan Bawaslu harus lebih harmonis koordinasinya dalam melaksanakan tahapan pilkada maupun pengawasan terhadap pelaksanaan pilkada. Koordinasi antarlembaga jangan ’dingin’ apalagi sampai antara KPU dan Bawaslu saling mencari-cari kesalahan apalagi melaporkan sesama penyelenggara karena perbedaan pandangan dan koordinasi yang belum harmonis,” tandas Koordinator Umum Lingkar Peduli Pemilu dan Demokrasi (LP2D) Alpin Jarkasi Husein Harahap melalui keterangan tertulis yang diterima potretnews.com, Kamis (10/9/2020), sembari mengingatkan agar pada tahapan selanjutnya pelaksanaannya semakin baik.
























