PotretNews.com Rabu 23 September 2020

Anak Pendiri Sinarmas Gugat 5 Saudara Tirinya, Tuntut Separuh Harta Warisan

Anak Pendiri Sinarmas Gugat 5 Saudara Tirinya, Tuntut Separuh Harta Warisan

Pendiri Grup Sinarmas Eka Tjipta Widjaja/INTERNET

Minggu, 02 Agustus 2020 19:49 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com — Freddy Widjaja, salah satu anak pendiri Grup Sinarmas Eka Tjipta Widjaja, menggugat lima saudara tirinya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang terkait perkara ini akan dimulai besok (Senin. 3/8/2020).

Melansir SIPP Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, sidang pokok perkara akan dilakukan 3 Agustus 2020. Sebelum memasuki babak baru, pihak kasus sengketa warisan pendiri Sinarmas ini telah melalui sidang mediasi antara penggugat yakni Freddy Widjaja salah satu anak Eka Tjipta, dengan pihak tergugat yakni saudara-saudara tirinya.

Namun, mediasi berujung kebuntuan. Gugatan yang dilakukan bernomor 301/Pdt.G/2020/PN Jkt.Pst, yang didaftarkan tertanggal 16 Juni 2020. Ditujukan kepada saudara-saudara tirinya yakni Indra Widjaja alias Oei Pheng Lian, Teguh Ganda Widjaja alias Oei Tjie Goan, Muktar Widjaja alias Oei Siong Lian, Djafar Widjaja alias Oei Piak Lian dan Franky Oesman Widjaja alias Oei Jong Nian.

Sesuai dengan petitum di situs SIPP PN Jakarta Pusat, Freddy Widjaja melalui kuasa hukumnya Yasrizal, meminta 12 aset warisan peninggalan almarhum Eka Tjipta Widjaja untuk diberikan setengah bagian kepadanya. Harta warisan yang digugat merupakan sederet perusahaan besar yang berada di bawah dan terafiliasi dengan Grup Sinarmas.

”Menghukum Tergugat untuk membagi harta waris menurut hukum perdata, masing-masing setengah bagian. Menetapkan sita jaminan (conservatoir Beslaag) terhadap harta waris adalah sah dan berharga," bunyi materi petitum, seperti dilansir dari detik.com.

Gugatan Freddy sendiri sudah mulai bergulir ke persidangan. Sidang pertama dilakukan pada pada 29 Juni dan sidang kedua pada Senin 13 Juli 2020 dengan agenda pemanggilan tergugat satu dan dua. ***/Riau

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Hukrim
wwwwww