Kerap Nonton Film Porno, Remaja 18 Tahun Perkosa Guru SD yang Sering Diintipnya Mandi

Kerap Nonton Film Porno, Remaja 18 Tahun Perkosa Guru SD yang Sering Diintipnya Mandi

Gambar hanya ilustrasi/INTERNET

Jum'at, 10 Juli 2020 11:33 WIB

BANYUASIN, POTRETNEWS.com — Seorang guru SD di Jalur 5, Desa Marga Rahayu, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ditemukan tewas. Penemuan jasad Efriza Yuniar (50 tahun) menjadi perhatian masyarakat.

Namun, tidak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengungkap kasus pembunuhan Efriza Yuniar alias Yuyun. Tersangka diketahui berinisial Ar (18 tahun), yang tak lain tetangga korban.

Berdasarkan pengakuan tersangka kepada polisi, ia sebelumnya menonton film dewasa dan setelah itu menuju rumah korban. Tersangka sudah mengetahui situasi rumah korban.

”Dari hasil keterangan tersangka bahwa tersangka sering mengintip korban pada saat korban mandi," kata Kapolres Banyuasin, AKBP Danny Sianipar didampingi Kasat Reskrim, AKP Ginanjar, Kamis (10/7/2020), dikutip dari fixpalembang.pikiran-rakyat.com.

Tersangka kemudian masuk rumah korban dan menunggu korban di samping kulkas dekat kamar mandi. Setelah Korban keluar dari kamar mandi, tersangka mencekik korban hingga pingsan. Tersangka kemudian membawa korban ke ruang tamu, lalu menyetubuhinya.

Mengetahui korban berontak dan teriak meminta tolong, tersangka kemudian menyumpal mulut korban dengan menggunakan ikat rambut. Tak sampai di situ saja, tersangka juga mengikat leher korban dengan menggunakan ikat pinggang dan charger handphone serta mengikat tangan korban dengan menggunakan tali rapia hingga tewas.

”Setelah korban tak bernyawa, korban diseret oleh tersangka menggunakan sprei dan dimasukkan ke dalam ember warna hijau dan diikat sprei tersebut dengan menggunakan tali rapia," papar Danny.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, lalu tersangka keluar melalui pintu depan rumah korban dan mengunci rumah korban dari luar. Kemudian kunci tersebut diletakkan di bawah meja di teras rumah korban.

Untuk motifnya, jelas AKBP Danny, tersangka memperkosa korban dikarenakan sebelumnya tersangka sudah menonton film dewasa. Tersangka kemudian panik karena korban berontak dan akhirnya dibunuh dengan cara dicekik dan diikat. ***/Riau

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Hukrim
wwwwww
www.amsi.or.id