Bawaslu Bengkalis Berbagi Pemikiran Pola Penanganan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN
![]() |
BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, M Hary Rubianto pada Senin (6/7/2020) menjadi narasumber pada diskusi daring terkait Pola Penanganan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang digelar Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran dan Sengketa (HPPS) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Dumai.
Selain M Hary Rubianto, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Riau Gema Wahyu Adinata serta Koordinator Divisi HPPS Bawaslu Kota Dumai Agustri, juga tampil menjadi narasumber dan pemateri dalam kegiatan diskusi yang dimoderatori Intan Kumalasari, salah seorang Staf HPPS Bawaslu Kota Dumai.”Dalam diskusi daring hampir dua jam dan diselenggarakan melalui aplikasi zoom meeting serta diikuti lebih kurang enam puluhan partisipan itu, di antara topik utama pembicaraan yang kita bahas bersama-sama adalah terkait pola penanganan pelanggaran dugaan netralitas ASN di pilkada serentak tahun 2020,” sebut M Hary Rubianto, Selasa (7/7/2020).Ditambahkan M Hary Rubianto, bahwa dalam penanganan netralitas ASN, Bawaslu hanya akan memprosesnya jika ada dugaan pelanggaran yang dilakukan ASN, baik itu dugaan pelanggaran yang dilaporkan maupun berdasarkan temuan pengawas pemilu.Dalam penanganannya, tentu dilakukan sesuai pedoman dan peraturan perundang-undangan yang mengaturnya. Sementara terkait sanksi, merupakan kewenangan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
























