Sudah 28 Tahun Menunggu Hukuman Mati Tak Kunjung Dieksekusi, Pemerkosa dan Pembunuh Ini Tewas di Penjara karena Virus Corona
![]() |
Gambar hanya ilustrasi/INTERNET |
POTRETNEWS.com — Terpidana mati yang sudah menunggu eksekusi selama 28 tahun dilaporkan meninggal. Namun, nyawa si pemerkosa dan pembunuh ini hilang bukan karena tembakan eksekutor, melainkan terkena Covid-19.
Pria itu bernama Richard Stitely. Dia dia tewas di Penjara Negara San Quentin, California, pada pekan lalu.Kematian Stitely terjadi di tengah wabah penyebaran Covid-19, yang disebut sudah meningfeksi sepertiga populasi tahanan di California.Pembunuh dan pemerkosa berusia 71 tahun itu langsung dites setelah tewas, dengan Kantor Koroner Marin County mengonfirmasi dia positif virus corona. Kantor koroner menuturkan, penyebab pasti kematian Stitely saat ini masih diseldiki, seperti diberitakan Daily Mirror, Jumat (3/7/2020) yang dilansir kompas.com.Hingga Kamis malam waktu setempat (2/7/2020), Sekitar 1.347 dari 3.700 narapidana di Penjara San Quentin positif terinfeksi virus corona. Selain itu berdasarkan data yang dikeluarkan oleh dinas lembaga pemasyarakatan setempat, sebanyak 114 juga tertular corona.Akham Sophian

























