Duh, 18 Ton Limbah Infeksius Covid-19 Terkumpul di Riau Selama Mei
![]() |
Gambar hanya ilustrasi/LIPUTAN6.com |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Limbah infeksius yang termasuk ke dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) meningkat selama pandemi corona atau Covid-19.
Pemerintah Provinsi Riau mengungkapkan sebanyak 18 ton limbah medis dari penanganan Covid-19 telah dimusnahkan. Adapun jumlah limbah infeksius itu telah meningkat selama dua bulan terakhir.Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau Maamun Murod menyampaikan 18 ton limbah infeksius tersebut berasal dari 48 rumah sakit rujukan Covid-19 di Riau.”Awalnya hanya 3 ton di Maret. Kemudian, meningkat jadi 8 ton pada April dan 18 ton pada Mei,” kata Murod di Pekanbaru, Ahad (29/6/2020).Murod melanjutkan bahwa limbah medis Covid-19 ini termasuk ke dalam kategori limbah B3. Selain dari rumah sakit rujukan, limbah infeksius ini juga termasuk masker sekali pakai yang digunakan oleh masyarakat.Akham Sophian

























