Bersama Unilak Menatap Masa Depan Berprestasi

Bersama Unilak Menatap Masa Depan Berprestasi

Gerbang masuk kampus Universitas Lancang Kuning dari Jalan Yos Sudarso, Rumbai, Pekanbaru/ISTIMEWA

Rabu, 17 Juni 2020 15:18 WIB
Kasmalinda

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Dari sekian banyak kebutuhan yang hakiki dalam kehidupan, pendidikan adalah salah satunya. Dengan mendapatkan pendidikan yang baik dan benar, kita bisa membaca, menulis, serta berhitung sebagai dasarnya.

Mencari pekerjaan dengan bermodalkan ”S-3” alias SD, SMP, dan SMA/SMK rasanya sudah sangat tidak lazim lagi di era perkembangan zaman saat ini. Kalaupun tersedia, tanpa bermaksud mengecilkan, mungkin hanya tersedia untuk posisi rendah.

Maka, pendidikan lanjutan menjadi sebuah keharusan di era modern saat ini. Ada banyak pilihan bagi para remaja untuk melanjutkan pendidikan setamatnya dari seragam putih abu-abu atau SMA/SMK. Jenjang pendidikan mulai dari diploma 1 (D-1), D-2, D-3, dan D-4 serta strata 1 (sarjana) bahkan hingga doktoral (S-3).

Tidak heran jika banyak orang tua yang rela mati-matian bekerja keras demi pendidikan anaknya agar masa depan mereka lebih baik. Sebab, perkuliahan memang membutuhkan uang yang tidak sedikit.

https://www.potretnews.com/assets/imgbank/22062020/potretnewscom_e96hs_1907.jpgGedung Rektorat Unilak yang megah/ISTIMEWA

Namun, tidak selamanya ungkapan tersebut benar adanya. Sebuah perguruan tinggi terkemuka di Pekanbaru, Riau, yakni Universitas Lancang Kuning (Unilak), nyatanya tidak membebani anak didiknya dengan biaya mahal atau tinggi. Padahal sebagai universitas yang termasuk golongan papan atas, fasilitas yang ada di kampus Unilak lengkap dan komplit. Gedungnya pun besar-besar serta megah. Gedung Pustaka Unilak, misalnya, kini seakan menjadi tempat wisata baru yang keren buat foto-foto.

Tanpa bermaksud memuji, tapi memang lingkungan Unilak sekarang tidak kalah dengan perguruan tinggi di Indonesia. Ketika memasuki areal kampus, suasana sejuk dan asri dapat kita rasakan saat mulai menginjakkan kaki di kampus kebanggaan masyarakat Riau ini. Pemandangan yang hijau berkat banyaknya pepohonan yang berdiri di kawasan seluas 55 hektar semakin membuat perasaan siapa pun yang datang ke situ semakin nyaman dan tak ingin cepat pulang.

Mahasiswa pun semakin rajin berkumpul di rerumputan yang tumbuh subur di kampus Unilak sekadar untuk beristirahat maupun berdiskusi. Pemandangan yang sungguh jauh dari kesan hiruk-pikuk atau kebisingan sebagaimana kampus biasanya yang berdiri di areal permukiman atau perkantoran.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2020 ini, Unilak kembali membuka penerimaan mahasiswa baru. Cukup dengan membayar uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) senilai Rp3,5 juta dan beberapa persyaratan lainnya seperti; fotokopi ijazah dan daftar nilai SMA/SMK, scan foto, KTP & KK serta uang pendaftaran senilai Rp300.000, maka sang anak sudah bisa berkuliah.

Pendaftaran pun bisa dilakukan lewat daring atau online. Di Unilak terdapat 9 fakultas dengan 19 prodi (program pendidikan) berakreditasi A dan B yang bisa menjadi pilihan sesuai minat dan bakat calon mahasiswa.

Di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, Unilak juga menggagas program mereka yakni ”Pasti Kuliah”. Program tersebut dihadirkan dengan memberikan keringanan sistem pembayaran alias bisa dicicil dan diskon uang pengembangan.

Hal itu demi mengakomodir harapan para orang tua calon mahasiswa agar anaknya bisa berkuliah di tengah sulitnya perekonomian Indonesia saat ini yang sedang mengalami wabah Corona (Covid-19).

https://www.potretnews.com/assets/imgbank/25062020/potretnewscom_ygdun_1911.jpgGedung Pustaka Unilak kini seakan menjadi tempat wisata baru yang keren buat foto-foto/ISTIMEWA

Lewat program ”Pasti Kuliah” itu, Unilak menunjukkan baktinya sebagai perguruan tinggi yang tidak semata-mata mengejar keuntungan. Sejak bulan Februari 2020, Unilak sudah menerima pendaftar lebih dari 1.000 pendaftar lewat jalur mandiri, prestasi, dan olahraga.

Teristimewa bagi Anda yang seorang hafiz/hafizah (penghafal Alquran) yang menguasai hafalan, minimal 10 juz, maka bisa mendapatkan beasiswa penuh selama 4 tahun dan tidak dipungut uang SPP.

Di usia 38 tahun (berdiri 9 Juni 1982, red), Unilak sudah mencetak ribuan alumnus berprestasi yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri. Mereka mengimplementasikan disiplin ilmu yang didapat selama berkuliah di Unilak.

Dengan biaya kuliah yang murah, mungkin terbersit keraguan di hati masyarakat dan bertanya bagaimana dengan kualitas pendidikan di Unilak? Sebuah lembaga pemeringkat pendidikan internasional, Unirank, lewat situsnya 4icu.org tercatat menempatkan Universitas Lancang Kuning di peringkat 191 dari 570 perguruan tinggi di Indonesia, dan peringkat 2 kategori perguruan tinggi swasta di Riau.

Sebuah prestasi yang cukup membanggakan. Ini menjadi penyemangat bagi rektor, dosen, dan seluruh jajaran yang bekerja di sana untuk tetap menjaga kualitas pendidikan di kampus yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji tersebut.

”Seabrek prestasi telah berhasil ditorehkan Universitas Lancang Kuning hingga di usianya yang ke-38 pada tahun 2020. Capaian itu tentu membanggakan kita semua di kampus ini sekaligus sebagai penyemangat untuk terus konsistan memajukan kualitas pendidikan anak bangsa khususnya di Provinsi Riau,” ujar Rektor Unilak, Dr Junaidi SS MHum dalam sebuah perbincangan khusus dengan potretnews.com, baru-baru ini.

Berdasarkan catatan penulis, Unilak juga rajin mengirimkan mahasiswa mengikuti berbagai perlombaan dan kejuaraan olahraga dan berhasil menjadi juara. Maka, wajar rasanya jika para orang tua mahasiswa memercayakan pendidikan anaknya berkuliah di kampus yang beralamat di Jl Yos Sudarso Km 8 Rumbai, Pekanbaru.

Tidak bisa dipungkiri, pendidikan merupakan tonggak dasar dalam pembangunan suatu negara. Semakin baik pendidikan di suatu negara, maka akan semakin maju pula negara tersebut. Tahniah Milad ke-38 Universitas Lancang Kuning! ***

Dilarang mengutip sebagian atau keseluruhan isi artikel ini.

Kategori : Pekanbaru, Umum
wwwwww
www.amsi.or.id