Pura-Pura Temukan Paket Saat Mancing lalu Ditanam di Bawah Pohon Nangka, Petani Inhil Ini Ternyata Pengedar Narkoba
![]() |
BATAM, POTRETNEWS.com — Aktivitas seorang petani yang menjadi pengedar narkotiba tercium personel Satuan Narkoba Polresta Barelang Kepulauan Riau (Kepri).
Akibat menjalankan bisnis haram antarprovinsi, dia harus diamankan bersama dua orang lainnya.Untuk mengelabui petugas, petani bernama Hamdi itu menyembunyikan sabu seberat hampir 8 kilogram (kg) dengan menanamnya di bawah pohon nangka.Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman mengatakan, polisi mengamankan petani pemilik sabu seberat 7,7 kg itu pada Kamis (11/6/2020) lalu. Tersangka Hamdi mengaku menemukan sabu tersebut saat memancing di sungai. Mendapat durian runtuh, Hamdi berencana mendapatkan uang banyak dari penjualan barang haram itu. Dia kemudian menyuruh tersangka Rafi untuk menjual sabu yang ditemukannya dengan harga murah di Batam.”Menurut pengakuan tersangka, barang itu ditemukan dari kegiatan memancing di laut. Dia melihat plastik merah dan diamankan. Ketika dibuka, ada beberapa paket di dalamnya, dan dia tahu itu narkotika,” kata Abdul Rahman dalam pemaparan kasus, Selasa (16/6/2020). Tersangka kemudian menyembunyikan 7,7 kg sabu itu di kebun miliknya di Desa Terusan Beringin, Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.Akham Sophian

























