Kini Warga Kuantan Singingi Bisa Cetak Sendiri Dokumen Kependudukan
Kepala Disdukcapil Kuansing, Reffendi Zukman.TELUKKUANTAN, POTRETNEWS.com — Kabar gembira bagi Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk yang berada di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Kini warga yang memohon dokumen kependudukan bisa mencetak sendiri dokumen tersebut mulai awal Mei 2020.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kuansing, Reffendi Zukman mengatakan aturan yang ditetapkan pemerintah pusat tersebut bertujuan untuk percepatan pelayanan, memudahkan pelayanan dan mendekatkan pelayanan. Bahkan, menghilangkan calo yang mungkin ada.”Jadi, warga bisa mencetak sendiri dokumen kependudukan yang dimohonnya dengan menggunakan kertas HVS putih 80 gram ukuran A4,” kata Reffendi Zukman di Telukkuantan, Jumat (5/6/2020) lalu. Sedangkan untuk KTP elektronik dan Kartu Identitas Anak (KIA), kata dia, tetap menggunakan kartu yang dicetak oleh Disdukcapil Kuansing.
Suasana aktivitas pelayanan di Kantor Disdukcapil Kuansing/ISTIMEWAHal itu, menurut dia, tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 109 Tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan. Reffendi Zukman mengatakan, dengan kemudahan tersebut, pemohon tidak perlu lagi datang ke Kantor Disdukcapil untuk mengambil dokumen kependudukan yang diurusnya, karena dokumen tersebut sudah dikirimkan melalui email yang sudah didaftarkan saat mengajukan permohonan melalui aplikasi Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan (SIAK).
Suasana aktivitas pelayanan di Kantor Disdukcapil Kuansing/ISTIMEWA”Untuk pengecekan keaslian dokumen kependudukan, dapat dilakukan dengan melakukan scan QR-code pada Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang ada pada masing-masing dokumen kependudukan,” ujar Reffendi.Untuk menunjang pelaksanaan kebijakan tersebut, Disdukcapil Kuansing telah melakukan update aplikasi SIAK versi 7.3.4. Perbedaan aplikasi SIAK versi 7.3.4 dengan versi sebelumnya adalah seluruh pelayanan dokumen kependudukan harus mengisi nomor HP dan email.”Hal itu untuk memudahkan dalam melakukan pengecekan maupun pengiriman dokumen kependudukan ke alamat email pemohon,” pungkasnya. (adv) 























