PotretNews.com Kamis 06 Agustus 2020
Home >  Berita >  Riau

Ratusan Tempat Wisata di Riau Segera Dibuka, Pemprov Minta Protokol Kesehatan Dipatuhi

Ratusan Tempat Wisata di Riau Segera Dibuka, Pemprov Minta Protokol Kesehatan Dipatuhi

Candi Muara Takut di Kampar/LIPUTAN6.com

Sabtu, 30 Mei 2020 08:20 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersiap membuka kembali ratusan tempat wisata di daerah tersebut yang selama ini terpaksa ditutup sementara akibat pendemi Covid-19.

Dikutip dari Antara, Gubernur Riau Syamsuar di Pekanbaru, Kamis, menyatakan rencana pembukaan wisata setelah memastikan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Riau tidak diperpanjang.

Sebelumnya, enam daerah di Riau melaksanakan PSBB untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 selama 14 hari hingga 28 Mei 2020. Daerah tersebut antara lain Kota Pekanbaru, Dumai, Kabupaten Siak, Kampar, Pelalawan, dan Bengkalis.

Setelah PSBB di daerah tersebut usai, pemerintah pusat sudah menetapkan enam daerah itu jadi percontohan penerapan fase new normal di Provinsi Riau.

Mengenai pembukaan kembali destinasi wisata, Syamsuar meminta kepada masing-masing pemerintah kabupaten/kota menyosialisasikan kepada para pelaku serta pengelola pariwisata dan masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan Covid-19 di tempat wisata.

Dengan begitu, pemerintah bisa segera mengevaluasi dan mengecek kesiapan penerapan protokol kesehatan untuk membuka kembali destinasi wisata di Riau.

Menurut Syamsuar, sepanjang protokol kesehatan bisa dijalankan dan dipatuhi serta dilaksanakan dengan baik, maka sektor pariwisata Riau bisa berjalan normal dan diharapkan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat.

”Sektor pariwisata sangat berkaitan dengan usaha kecil, usaha mikro, dan usaha ekonomi kreatif tentunya berpengaruh pada sumber kehidupan dan roda ekonomi yang ditunggu-tunggu masyarakat saat ini,” pungkas Syamsuar.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Provinsi Riau, ada sebanyak 117 tempat wisata terpaksa ditutup guna mencegah penyebaran Covid-19 sejak April lalu. ***

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Riau, Pemerintahan
Loading...
www www