PotretNews.com Selasa 02 Juni 2020
Home >  Berita >  Bengkalis

Saat Bendahara Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Kecewa tanpa Alasan

Saat Bendahara Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Kecewa tanpa Alasan

Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Rabu (14/5/2020)

Kamis, 14 Mei 2020 17:35 WIB
Junaidi/Muhammad Syahlizan

BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Bendahara Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis terkesan arogan dan tertutup dalam menerima berkas calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) khusus untuk para awak media di kabupaten yang berjuluk Negeri Junjungan ini.

Tertutupnya sang bendahara yang diketahui bernama Ahmad Firdaus ketika seorang kru media bermaksud memasukkan berkas pada hari terakhir Kamis (14/5/2020) yang baru diketahuinya melalui chatting-nya bersama Kadis Sosial, Hj Martini pada Kamis (14/5/2020) pukul 00.18 WIB.

Saat selesai mencuci tangan di depan kantor yang beralamat di Jalan Antara ini, jurnalis tadi langsung ditanya nama yang sepertinya telah ditunggu oleh Ahmad Firdaus di salah satu ruangan bersebelahan dengan ruang kepala dinas.

Di ruang tersebut Ahmad Firdaus awalnya ingin memastikan apakah status di media sosial Facebook Alfa Usman berbunyi, "Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Rekan-rekan awak media yang belum memasukkan berkas ke Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis untuk penerima BLT, esok Kamis (14/5/2020) adalah hari terakhir memasukkan berkas. Temui Bang Ujang atau Pak Ahmad Firdaus di dinas tsb di atas. Wassalam," yang di-posting pada tengah malam hari itu benar milik jurnalis.

Setelah mendapat jawaban, Ahmad Firdaus menyatakan rasa kecewa atas postingan tersebut yang membuat jurnalis merasa lucu sebab tujuan itu memberikan kabar gembira kepada sesama awak media yang seorang diantaranya juga memasukkan berkas kala itu.

Jurnalis media tadi semakin penasaran dengan rasa kecewa bendahara sehingga timbul dugaan ada permainan penggunaan dana dalam hal ini. Saat jurnalis tadi ingin mewawancarai bendahara tersebut dan merekam perbincangan, Ahmad Firdaus segera meninggalkan jurnalis bersama Ujang pegawai dinas itu dan seorang awak media bernama Marzuli.

Untuk mengetahui apa sebenarnya yang membuat kecewa tanpa alasan sang bendahara arogan tadi, jurnalis meminta kepada seorang sekuriti yang bertugas untuk memfasilitasi wawancara dengan Kadis Hj Martini.

Setelah mengirim pesan singkat WhatsApp, "Izin mau konfirmasi tentang Bendahara Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis," kepada Kadis Hj Maryati pukul 10.37 WIB, dan hingga ditunggu 12.00 WIB saat masih menunggu di kantor, pesan tadi belum dijawabnya. Bahkan hingga berita ini dikirimkan ke redaksi pukul 16.57 WIB juga belum ditanggapi kadis sosial meskipun terlihat online di WhatsApp.

Selain bendahara terkesan arogan, di tempat parkir awak media ini sempat menerima keluhan beberapa warga dari beberapa desa.

”Kami ke sini mau nengok ape name kami ade di penerima BLT atau tidak. Kalau tak ade, ngape. Petugas di dalam malah nyuruh kami nanye ke kantor desa masing-masing," ungkap seorang lelaki paruh baya yang mengaku dari Desa Senggoro, diamini warga lain. ***

       
        Loading...    
           
Kategori : Bengkalis, Umum
Loading...
www www