PotretNews.com Selasa 02 Juni 2020
Home >  Berita >  Pelalawan

Sedang Nongkrong di Warung, Tiba-Tiba Pemuda di Pelalawan Ini Disiram Bensin dan Dibakar Pria yang Membonceng Seorang Wanita

Sedang Nongkrong di Warung, Tiba-Tiba Pemuda di Pelalawan Ini Disiram Bensin dan Dibakar Pria yang Membonceng Seorang Wanita

Gambar hanya ilustrasi/INTERNET

Selasa, 12 Mei 2020 16:20 WIB

PANGKALANKERINCI, POTRETNEWS.com — Kawasan Jalan Pemda  PangkalankerinciSeorang, Kabupaten Pelalawan, Riau digegerkan pembakaran seorang pemuda saat nongkrong di sebuah warung pada Senin (11/5/2020).

Korban bernama Feriwanto Sitinjak yang mengalami sedikit luka bakar di bagian tubuhnya. Untung saja korban langsung ditolong orang lain dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan pelaku yang juga seorang pemuda memilih kabur setelah berupaya membakar Feriwanto.

”Korban sudah diambil keterangan dan visumnya. Untuk pelaku lagi kita upayakan penangkapan," tutur Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK melalui Kapolsek Pangkalankerinci AKP Novaldi, Selasa (12/5/2020), dilansir tribunnews.com .

Aksi pembakaran itu bermula ketika korban Feriwanto nongkrong di sebuah warung di Jalan Pemda Ujung Pangkalankerinci kira-kira pukul 00.10 WIB, tepat di depan Warung Internet (Warnet) Eksteme. Tiba-tiba terduga pelaku datang bersama dengan seorang perempuan yang diduga pacarnya.

Mereka menggunakan sepeda motor jenis honda Beat warna merah putih. Pelaku langsung menyiramkan minyak jenis bensin ke arah korban serta hingga api terpantik dan menyala.

Mengakibatkan korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Warga sekitar yang melihat kejadian berupaya menolong dan menyelamatkan korban serta dibawa ke rumah sakit. Sedangkan pelaku memilih meninggalkan korban.

”Sampai sekarang motifnya masih kita pelajari. Luka bakarnya hanya sedikit di bagian belakang,” ujar Kapolsek Novaldi.

Polisi masih memburu pelaku pembakaran setelah korban melaporkan kejadian ke mapolsek. Diduga ada permasalahan antara korban dengan pelaku yang belum terkuak. ***

Editor:
A Roni

       
        Loading...    
           
Kategori : Pelalawan, Hukrim
Loading...
www www