KPK Monitor Ketat Penggunaan Dana Penanganan Covid-19 karena Banyak Oknum Ingin Ambil Keuntungan
![]() |
Ilustrasi. (GATRA.com) |
MEDAN, POTRETNEWS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memonitor secara ketat penggunaan dana penanganan Covid-19. Oleh karenanya mengingatkan pemerintah daerah (pemda) agar tidak bermain-main.
Peringatan itu disampaikan Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi Wilayah I Maruli Tua saat rapat telekonferensi dengan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Sumatera Utara, Kamis (23/4/2020).Melalui rapat tersebut, Maruli mengatakan banyak oknum yang mau memanfaatkan situasi bencana seperti ini untuk memperkaya diri, karena itu KPK akan memonitor secara ketat penggunaan dana penanganan Covid-19.”Banyak oknum yang ingin memanfaatkan keadaan bencana seperti ini. Jadi KPK akan monitoring dengan ketat. Ancamannya adalah hukuman mati. Jadi jangan main-main. Tetapi, tidak juga pemda enggan menggunakan dana karena takut bila tata caranya tepat," katanya, dilansir dari riau.antaranews.com.Saat ini kebanyakan yang menjadi masalah pemda adalah harga-harga yang jauh lebih tinggi dari harga normal seperti masker dan alat pelindung diri (APD). Sedangkan pemda harus membeli barang tersebut untuk menangani Covid-19.Akham Sophian

























