Miris! Sudah Zona Merah tapi Masih Banyak Warga Pekanbaru yang Tak Bermasker

Miris! Sudah Zona Merah tapi Masih Banyak Warga Pekanbaru yang Tak Bermasker

Suasana di salah satu pasar di Kota Pekanbaru.

Rabu, 22 April 2020 16:25 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pekanbaru sejak 17 April lalu tidak secara otomatis ditaati penduduknya.

Buktinya, masih banyak warga kota yang beraktivitas di luar rumah tetapi tidak menggunakan masker

”Walau Pekanbaru status PSBB, kita masih banyak menemukan para pedagang di Pasar Pagi yang berjualan tanpa masker dan tanpa sarung tangan. Kondisi ini cukup miris di tengah wabah Covid-19, di mana Pekanbaru masuk dalam zona merah," kata Kasi Promkes Dinkes Riau, Rozita, Rabu (22/4/2020), dilansir dari detikcom.

Hal itu disampaikan Rozita usai Dinkes Riau bersama Aliansi Mahasiswa Kesehatan Riau mendatangi Pasar Pagi Arengka, Pasar Baru, dan Pasar Kodim Pekanbaru. Mereka juga sempat membagikan masker serta mengimbau para pedagang menggunakan masker demi mencegah infeksi virus Corona.

”Kita bersama mahasiswa dan mitra Dinas Kesehatan Provinsi Riau sengaja memilih pasar pagi menjadi tempat membagi masker sekaligus mengedukasi para pedagang dan warga yang berbelanja. Karena kita melihat masih banyak pedagang yang berjualan tanpa mengenakan masker," ujar Rozita.

Dia mengatakan sebenarnya pedagang di pasar tersebut membawa masker. Namun, masker itu hanya digantung di leher karena dinilai membuat pengap.

”Mereka rata-rata bawa masker, tapi hanya digantungkan di lehernya saja. Alasannya, pakai masker terasa pengap. Kita mencoba memberikan pemahaman akan fungsi masker selama pandemi. Kita juga mengajak mereka untuk selalu membatasi diri dengan para pedagang lainnya dan konsumennya. Kita minta mereka sering mencuci tangan, seiring banyaknya pengunjung di pasar,” tutur Rozita. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Pekanbaru, Umum
wwwwww
www.amsi.or.id