Agar Pembangunan Pekanbaru Terpusat pada Satu Titik, Pabrik di Luar Kawasan Industri Tenayan Bakal Dimoratorium

Agar Pembangunan Pekanbaru Terpusat pada Satu Titik, Pabrik di Luar Kawasan Industri Tenayan Bakal Dimoratorium

Ilustrasi. (INTERNET)

Rabu, 29 Januari 2020 13:25 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Industri yang berada di luar Kawasan Industri Tenayan (KIT) bakal dimoratorium dalam upaya mewujudkan pembangunan terpusat pada satu titik.

Pemerintah Kota Pekanbaru tengah mengembangkan kawasan industri di lahan seluas 1.550 hektar di Kecamatan Tenayan. Saat ini, lahan yang telah dibebaskan sekitar 360 hektar dan sudah memiliki studi kelayakan.

Ingot Ahmad Hutasuhut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Pekanbaru, menyampaikan bahwa pemkot ingin industri yang ada di Ibu Kota Provinsi Riau nantinya terpusat pada satu titik.

”Konsep manajemen kota modern kan seperti itu. Industri di satu tempat. Kami juga akan moratorium nanti,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Pekanbaru, Rabu (29/1/2020).

Adapun untuk industri yang saat ini berada di luar KIT, nantinya pemerintah bakal memberikan tenggat wktu dan toleransi sampai sepenuhnya masuk ke dalam KIT. Dengan demikian, lanjut Ingot, nantinya industri yang berada di tengah kota tidak akan diperbolehkan lagi.

”Jadi, nanti tidak boleh lagi ada bengkel besar di Jalan Riau,” katanya mengacu kepada salah satu jalan di dalam kota Pekanbaru yang ramai bengkel otomotif.

Untuk tahap pertama, Pemkot Pekanbaru masih mengupayakan pembebasan lahan seluas 1.550 hektar yang akan digunakan untuk industri hilirisasi minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO).

Rencananya, KIT ini akan dibangun seluas lebih dari 3.000 hektar dengan nilai investasi mencapai Rp28 triliun. ***

Berita ini telah terbit di bisnis.com dengan judul ”Pabrik di Luar Kawasan Industri Tenayan akan Dimoratorium”

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Pekanbaru, Umum
wwwwww
www.amsi.or.id