Pegawai Trans-Metro Pekanbaru Mogok Kerja karena Belum Gajian, Wali Kota: Seharusnya Sekda Paham
![]() |
Calon penumpang bus Trans-Metro Pekanbaru terlantar di halte Jalan Sudirman depan RS Awal Bros, Selasa (31/12/2019). (RIAUPOS.co) |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Ratusan pegawai bus Trans-Metro Pekanbaru (TMP) mogok kerja lantaran gajinya belum dibayar oleh pengelola.
Menyikapi ini, Wali Kota Dr Firdaus menyebut, keterlambatan pembayaran gaji ini semestinya tidak terjadi. Dia berjanji akan mengevaluasi OPD terkait.”Terima kasih informasinya. Saya akan evaluasi. Benar atau tidak. Tapi ini tidak boleh terjadi. Tentunya kepada jajaran pemerintah kota, terutama Pak Sekda dan juga BPKAD mesti paham. Itu pelayanan, apa pun kondisinya itu harus kita utamakan,” katanya.Dia juga meminta pada operator TMP agar bisa memberikan pengertian pada para pekerja bahwa pemerintah tidak akan lepas tangan.”Juga kepada operator, SPP maupun PT Transportasi Pekanbaru Madani yang mengoperasikan. Berikanlah pengertian kepada teman-teman, bersabarlah. Pemerintah tidak akan lepas tangan. Kita akan usahakan. Berutang pun harus kita lakukan, demi untuk itu bisa berjalan,” tandasnya.Akham Sophian

























