PotretNews.com Senin 19 Agustus 2019
Home > Berita > Umum

Antisipasi Virus Cacar Monyet, Bandara SSK II Pekanbaru Pasang Alat Pemindai Suhu

Antisipasi Virus Cacar Monyet, Bandara SSK II Pekanbaru Pasang Alat Pemindai Suhu

Gambar hanya ilustrasi. (INTERNET)

Selasa, 14 Mei 2019 11:29 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, telah dipasang thermal scanner atau pemindai suhu tubuh untuk mendeteksi virus monkeypox atau cacar monyet.Alat canggih tersebut dioperasikan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di pintu kedatangan internasional.

Petugas medis KKP Bandara SSK II Pekanbaru dr Risnandar menjelaskan, thermal scanner fungsinya untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang yang datang dari negara terjangkit virus yang memasuki wilayah Indonesia melalui Bandara SSK II Pekanbaru.

”Alat ini mendeteksi suhu tubuh penumpang yang suhu tubuhnya lebih atau sama dengan 38 derajat, penumpang bisa kita periksa. Diperiksa riwayat perjalanannya apakah ada ke negara terjangkit ataupun kontak erat dengan penderita yang sakit (monkeypox)," papar Risnandar, Selasa (14/5/2019).

Dia menyebutkan, alat thermal scanner sebenarnya sudah lama dipasang di Bandara SSK II Pekanbaru, mengingat adanya penerbangan langsung dari Singapura ke Pekanbaru.

”Sudah lama dipasang. Ini sudah menjadi alat kita. Bukan pada saat ada isu virus Monkeypox di Singapura itu," jelas Risnandar. Sejauh ini, lanjut dia, belum ditemukan penumpang yang datang dari luar negeri yang terjangkit virus monkeypox ataupun virus lainnya.

Meski demikian, pihaknya akan terus mewaspadai dan antisipasi masuknya penyakit menular tersebut melalui Bandara SSK II Pekanbaru.

Sementara itu, kasus monkeypox yang ditemukan di Singapura, menurut Risnandar, korban bukan warga setempat. "Setahu saya bukan (warga Singapura). Jadi dia orang Nigeria yang berkunjung ke Singapura. Penyakit monkeypox terutama berasal dari negara-negara di Afrika Barat, Sierra Leone dan kemudian Afrika Tengah dan Sudan. Di Indonesia tidak ada," ucap Risnandar.

Adapun gejala yang ditimbulkan monkeypox, sebut Risnandar, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, kemudian timbul cacar, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Diberitakan sebelumnya, kasus monkeypox atau cacar monyet yang ditemukan di Singapura, tidak ditemukan di wilayah Riau. "Sampai sejauh ini belum ada informasi adanya kasus monkeypox di Riau, namun tetap waspada sehubungan adanya penerbangan langsung Singapura-Pekanbaru," ucap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliana Nazir, Senin (13/5/2019).

Pihaknya telah meminta kepada kepala kantor kesehatan pelabuhan (KKP) di Pekanbaru untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap para penumpang pesawat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru yang berasal dari Singapura dan Batam, Kepulauan Riau, karena banyaknya masyarakat Riau yang berpergian ke Singapura melalui Batam. ”Kami juga meminta dilakukan pengawasan di pelabuhan-pelabuhan laut di Riau yang mempunyai jalur masuk dari Batam," sebut Mimi. ***

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul "Deteksi Cacar Monyet, Bandara Pekanbaru Pasang Alat Pemindai Suhu Tubuh"

Editor:
Akham Sophian
Ads
Kategori : Umum, Pekanbaru
wwwwww