Ini Alasan Polisi Riau Pulangkan Neno Warisman ke Jakarta

Ini Alasan Polisi Riau Pulangkan Neno Warisman ke Jakarta

Polda Riau dan Polresta Pekanbaru mengadakan konferensi pers terkait penghadangan hingga kepulangan Neno Warisman dari Pekanbaru, Riau. (foto: kompas.com)

Minggu, 26 Agustus 2018 15:47 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com  - Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto menyampaikan bahwa kepulangan tokoh penggerak #2019GantiPresiden, Neno Warisman, dari Pekanbaru, Riau, murni karena alasan keamanan. Kepolisian mempertimbangkan keamanan setelah adanya kubu pro dan kontra.

"Kita melihat perkembangan situasi di lapangan, ada massa pro dan kontra dengan kegiatan deklarasi (#2019GantiPresiden). Jadi kita mempertimbangkan keselamatan seluruh pihak. Sehingga Ibu Neno tidak bisa melanjutkan perjalanan, karena massa pro dan kontra mempunyai potensi yang sangat tinggi atas keselamatan," ucap Santo, seperti dilansir potretnews.com dari kompas.com, saat jumpa pers di Mapolda Riau, Ahad (26/8/2018).

Oleh karena itu, sambung dia, kepolisian bekoordinasi dengan pihak Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru untuk kepulangan Neno Warisman ke Jakarta.

Kemudian, lanjut Susanto, terkait penyelenggaraan kegiatan, dalam hal ini deklarasi #2019GantiPresiden, harus ada surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

"Yang diperlukan adalah surat pemberitahuan. Dari surat pemberitahuan itu, Polresta akan membuat rekomendasi ke Polda Riau sesuai dengan PP nomor 60 tahun 2017. Selanjutnya Polda akan membuat surat tanda terima," terang Santo.

"Kalau surat pemberitahuan tidak ada, aturan dan ketentuan yang kita gunakan," tambahnya.

Terkait surat pemberitahuan kegiatan deklarasi #2019GantiPresiden, Santo menyatakan bahwa pihak panitia telah mencabut surat pemberitahuan tersebut.

"Sebelumnya ada dua ormas yang memberikan surat pemberitahuan mengenai kegiatan deklarasi yang akan dilaksanakan pada hari ini. Tapi seluruh surat pemberitahuan itu sudah dicabut," kata Santo.

Oleh karena itu, apabila kegiatan deklarasi #2019GantiPresiden tetap dilakukan, sambung dia, berarti tidak ada surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, dalam konferensi pers ini, Kapolda Riau Brigjen Widodo Eko Priastopo diwakili oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto. Hadir pula Kabid Propam Polda Riau Kombes Agus.

Neno Warisman akhirnya kembali pulang ke Jakarta sekitar pukul 22.30 WIB, setelah mendapat pengadangan ratusan massa di gerbang Bandara SSK II Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/8/2018).

Neno dan dua rekannya tertahan di dalam mobil mewah warna putih lebih kurang tujuh jam. Di samping itu, ada dua kubu massa yang pro dan kontra terhadap kedatangan Neno Warisman.

Bahkan kedua kubu massa ini sempat bentrok yang membuat situasi di kawasan gerbang bandara mencekam.***

Editor:
Sahril Ramadana

wwwwww
www.amsi.or.id