PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Ratusan buruh Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) wilayah Riau geruduk kantor SKK Migas Jalan A. Yani, Pekanbaru Kamis (17/7/2018). Aksi mereka terkait upah minimum subsektor pertambangan (UMSP) yang diterima oleh buruh yang bekerja di sektor pertambangan dan migas di riau.
Mereka menilai UMSP saat ini masih belum dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan kaum buruh. ”Yang paling menyayat hati adalah sekian lama kami bekerja, hanya mendapatkan upah tahun lalu,” ungkap Juandi Hutahuruk Koordinator Wilayah KSBSI dalam orasinya.Dilansir
potretnews.com dari
tribunnews.com, dirinya menyebutkan ada dua agenda yang sudah direncanakan oleh KSBSI."Pertama terkait upah sektor yang tak kunjung selesai, yang kedua adalah terkait hubungan industrial yang terjadi di wilayah kerja Chevron mulai Kabupaten Bengkalis, Siak dan Kota Pekanbaru," bebernya.
Dirinya menyebut jika persoalan yang disebutkan itu tidak diselesaikan, maka besok mereka akan melumpuhkan seluruh operasional Cevron."Jika SKK tidak mendapatkan format terbaik untuk permasalah ini, jangan salahkan besok seluruh operasional Chevron akan kami lumpuhkan," tegasnya. ***
Editor:Akham Sophian