Terduga Teroris Riau Mampu Buat Bom Berdaya Ledak Tinggi

Terduga Teroris Riau Mampu Buat Bom Berdaya Ledak Tinggi

Densus 88 menggeledah kampus Universitas Riau, Sabtu (2/5/2018). (foto: detikcom)

Minggu, 03 Juni 2018 11:21 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Satu dari 3 terduga teroris yang ditangkap di kampus Universitas Riau (Unri), Pekanbaru berinisial MNZ (33). MNZ disebut punya kemampuan merakit bom triacetone triperoxide (TATP). ”(Keterlibatan MNZ) Memiliki kemampuan membuat bom TATP," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal saat dihubungi, Ahad (3/5/2018).

TATP merupakan bom yang berdaya ledak tinggi dan berbahaya. Bom daya ledak tinggi itu disebut sebagai ”Mother of Satan”.

Tidak hanya itu, lanjut Iqbal, MNZ juga membagikan cara perakitan bom itu di media sosial. MNZ juga punya kaitan dengan Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). "Men-share cara pembuatan bom di link group Telegram," ujarnya, dilansir potretnews.com dari detikcom.

Seperti diketahui bom jenis TATP (triaceton triperoxide) yang dijuluki The ”Mother of Satan” ini pernah digunakan oleh teroris pengebom sejumlah gereja dan rusunawa di Sidoarjo. TATP merupakan bom kimiawi yang memiliki daya ledak tinggi.

Polisi menyatakan TATP merupakan jenis bom yang mudah dibuat, namun sangat sensitif dan tidak stabil. Bom ini termasuk dalam kategori high explosive.

Seperti diketahui, polisi mengamankan tiga terduga teroris di Unri. Mereka berinisial MNZ (33), RB alias D (34), dan OS alias K (32). Ketiganya merupakan alumni kampus Unri. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Pekanbaru, Umum
wwwwww
www.amsi.or.id