PEKANBARU, POTRETNEWS.com – Selasa (29/5/2018) sore Pekanbaru, diguyur hujan. Meski hujan cukup deras, Ikatan Keluarga Besar Alumni SMA 9 Pekanbaru (Ikbas) Angkatan 2010 tidak menghentikan kegiatannya di Bulan Suci Ramadan dengan membagikan takjil untuk berbuka puasa bagi pengendara yang masih di jalan. Momen bulan puasa memang dijadikan momentum bagi Ikbas untuk berbagi kebahagiaan. Dan bisa bertemu langsung dengan masyarakat.
”Karena ini ibadah, biar basah-basahan begini tapi ya enggak apa-apa. Ini adalah momentum, saat kita bisa langsung terjun ke lapangan langsung ke masyarakat,” kata Ketua Ikbas Angkatan 2010, Rizky Wardana Kakay, di sela-sela pembagian takjil di kawasan Jalan Pangeran Diponegoro, persis di depan rumah jabatan Gubernur Riau.Rizky Wardana menjelaskan, pembagian takjil yang dikemas dalam acara Batal (Berbagi Takjil) dilaksanakan dalam rangka sewindu Ikbas Angkatan 2010.Pembagian takjil menyasar para pengendara yang kemungkinan tidak sempat berbuka puasa di rumah. Sore tadi ada sekira 300 takjil yang dibagikan Anggota Ikbas mulai pukul 17.00 WIB.
Menurut Rizky, kegiatan ini sekaligus sebagai ajang sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas di jalan raya, karena keselamatan itu sangat penting dan harus diperhatikan sejak dini.Sekretaris Panitia Reuni Ikbas 2018 Angkatan 2010, Tania Dwika menambahkan, tahun-tahun sebelumnya kegiatan berbagi takjil belum pernah dilakukan oleh Alumni SMA 9 Pekanbaru.”Walaupun tadi sempat diguyur hujan, kami tetap semangat memberikan takjil ini kepada masyarakat yang melintas di kawasan ini,” tuturnya, sembari berharap ke depan kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya.Dikatakan Tania, takjil yang mereka bagikan berasal dari dana yang dikumpulkan secara swadaya oleh Alumni SMA 9 dari Angkatan 2010.Sementara, salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas, Lita (40), mengaku sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Alumni SMA 9 Pekanbaru. Mengingat, banyak mereka yang baru pulang kerja atau sedang beraktivitas tengah terjebak di perjalanan saat akan memasuki waktu berbuka puasa.
”Bagus ya, kegiatan bagi-bagi takjil ini bisa membantu kita untuk berbuka di perjalanan seperti ini. Karena kita terkadang saat mau Magrib itu masih berada di jalan, belum sampai di rumah,” ujar Lita, ibu rumah tangga yang melintas di Jalan Diponegoro. ***