PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Mulai Senin (14/5/2018) ini digelar perekaman KTP elektronik dengan cara menjemput bola ke lapangan di Lokasi Parkir Hotel Furaya Pekanbaru. Rencananya kegiatan yang digelar kerjasama Kemendagri, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pengendalian Penduduk KB Provinsi Riau dan Disdukcapil Kabupaten/Kota ini akan digelar selama dua hari 14 dan 15 Mei.
Untuk itu masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP elektronik dan sudah merekam namun belum dilakukan pencetakan maka ini solusinya dari Pemerintah.Apalagi menghadapi Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2019 mendatang proses perekaman diharuskan untuk tuntas.Kepala Disdukcapil Dalduk KB Provinsi Riau Andra Syafril mengatakan kegiatan ini merupakan sinergitas lintas sektor (Bappeda, Bawaslu Kabupaten Kota) akan dicanangkan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA).
”Akan dilaksanakan pelayanan ktp elektronik dan pencetakan ktp elektronik di halaman Hotel furaya untuk penduduk Kabupaten kota di Riau," ujar Andra, dilansir
potretnews.com dari
tribunnews.com.Menurut Andra Ini dilakukan untuk melakukan penjemputan bola ke masyarakat agar melakukan perekaman KTP elektronik dan hanya cukup membawa fotokopi kartu keluarga. "Di samping itu Ditjen Dukcapil akan melakukan perekaman dan pencetakan ktp el bagi warga luar Riau yang tidak memiliki KTP el, Warga luar Riau cukup bawa KK," ujarnya.Ditjen Dukcapil Kemendagri sendiri menyiapkan blanko KTP elektronik sebanyak-banyaknya sehingga berapa pun yang melakukan perekaman Ktp elektronik akan dilayani. "Ini mengejar target pencapaian perekaman dan pencetakan Ktp elektronik menjadi 100 persen di Riau. Kami juga mendorong Kabupaten Kota sebagai Tekhnis untuk menggesa semuanya," jelas Andra Syafril.Sebagaimana diketahui saat ini di daerah masih banyak yang belum melakukan perekaman KTP elektronik dan bahkan yang susah merekam namun belum dilakukan pencetakan.Di Provinsi Riau sendiri setidaknya masih ada 211.617 dari wajib KTP elektronik di Riau sebanyak 4.152.224 atau sudah terealisasi sebanyak 3.993.733. Jika dipersentasekan sudah rekam 96,18 persen dan belum rekam 3,82 persen.
Maka untuk itu Saat ini seluruh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil harus melaporkan secara berjenjang dari kabupaten kota ke provinsi dan dari Provinsi melapor ke pusat setiap harinya. "Salah satu kinerja Disdukcapil Dalduk KB kinerjanya diukur perekaman 100 persen dan akta lahir 90 persen dan pemanfaatan data oleh OPD"Kami melakukan
exit strategi. Ini tugas jelang pilkada dan persiapan pilpres,” ujar Andra.Saat ini menurut Andra pihaknya melaporkan secara harian berjenjang karena diminta setiap Kabupaten disamping melakukan perekaman jika bisa disegerakan melakukan pencetakan KTP elektronik."Teman teman Kabupaten Kota melakukan pelayanan ke Sekolah-sekolah bekerjasama dengan Diskes, pelayanan kesehatan dan RSUD perekaman ktp dan akta kelahiran," ujar Andra Syafril. ***
Editor:Akham Sophian