PotretNews.com Minggu 20 Oktober 2019
Home > Berita > Riau

Lalu Lintas Riau-Sumbar Berangsur Normal setelah Sempat Lumpuh akibat Longsor

Lalu Lintas Riau-Sumbar Berangsur Normal setelah Sempat Lumpuh akibat Longsor

Kendaraan berukuran kecil sudah bisa melewati jalan yang sempat tertimbun longsoran dinding tebing. (foto: merdeka.com)

Kamis, 19 April 2018 12:28 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com –Setelah sempat lumpuh akibat longsor dan memakan sebagian badan jalan di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar (Riau), kini jalan lintas Riau-Sumatera Barat yang mulai berangsur normal.”Jalan sudah dibuka dan mulai lancar. Namun masih diberlakukan sistem buka tutup," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Adi Chandra di Pekanbaru, Kamis (19/4/2018).

Berdasarkan laman antaranews.com yang dilansir potretnews.com, dijelaskan oleh Adi, sistem buka tutup diterapkan karena satu unit alat berat masih menyelesaikan pembersihan serpihan batu cadas yang sempat menutup sebagian besar jalur utama dua provinsi bertetangga tersebut sejak Kamis dinihari tadi.

Secara umum, dia mengatakan bahwa material berupa bebatuan besar telah berhasil dibersihkan. Siang ini, petugas gabungan Polri, BPBD, Dinas Perhubungan dan masyarakat berupaya membersihkan sisa bebatuan yang berada di pinggir jalan.

Ads
Sementara itu, jajaran Satlantas Polres Kampar juga masih terus mengatur lalu lintas dan mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif.

Polisi menyiapkan dua jalur alternatif guna mengurai kendaraan yang menumpuk di sekitar lokasi longsor. Jalur alternatif disiapkan dari arah Sumatera Barat menuju Riau via Simpang Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar menuju Simpang Pulau Gadang Desa Silam Kecamatan Kuok.

Kemudian, yang dari arah Pekanbaru menuju Sumatera Barat dialihkan melalui Desa Simpang Pulau Gandang Kecamatan Kuok menuju Simpang Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar.

"Personel kita masih terus berada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu mengurai penumpukan kendaraan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kampar, AKP Wan Mantazakka.

Wan mengatakan bahwa bencana longsor di Kilometer 77/78 atau sekitar dua kilometer sebelum menuju Rantai Berangin, Sumatera Barat tersebut terjadi pada Kamis dini hari tadi sekira pukul 05.00 WIB.

Hujan deras yang mengguyur sekitar lokasi kejadian diduga sebagai penyebab longsor yang materialnya terdiri dari batuan cadas dari tebing yang curam tersebut.

Desa Merangin, Kabupaten Kampar merupakan jalur utama yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Sumatera Barat. Lokasi tersebut dikenal sebagai lokasi yang cukup rawan bencana longsor mengingat kontur jalan berbatasan dengan tebing curam.

Daerah rawan longsor yang harus diwaspadai di wilayah tersebut adalah KM 77 hingga KM 82. Dari catatan Antara, insiden longsor kerap terjadi di wilayah itu, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. ***

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Riau, Kampar, Umum, Peristiwa
       
        Loading...    
           
wwwwww