PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Ratusan mahasiswa aliansi BEM se-Riau menggelar aksi di depan halaman Kantor DPRD Riau, Kamis (29/3/2018) siang. Mahasiswa menyampaikan kekecewaan karena langkanya bahan bakar minyak (BBM) di Riau. "Antrean panjang terus terlihat di SPBU" kata seorang orator.
Selain itu mereka juga sangat kecewa harga Pertalite di Riau menjadi yang termahal. "Kita berdiri di atas minyak, tapi kenapa bisa jadi yang termahal, tangkap mafia minyak!" tandasnya, dilansir
potretnews.com dari
tribunnews.com.Mereka masih menunggu anggota dewan menyampaikan penjelasan dan bertemu dengan mahasiswa.Aksi mahasiswa aliansi BEM se-Riau berlangsung cukup alot. Ratusan mahasiswa yang tiba di depan gerbang DPRD Riau ditahan oleh aparat kepolisian.
Menjelang tiba di kantor DPRD Riau, mahasiswa
longmarch dari
flyover menuju kantor tersebut. Aksi mereka terkait kenaikan harga Pertalite di Riau yang kini mencapai Rp 8.150 per liter.Aliansi mahasiswa yang berasal dari Unilak, UIR, UIN Suska, Umri, Stikes Hang Tuah, STMIK/AMIK Panam dan STMIK Hang Tuah Panam, menginginkan agar bisa masuk ke halaman kantor DPRD Riau. "Kami hanya ingin masuk di depan tangga, kami tidak akan masuk ke dalam," ujar korlap aksi.Dia mengatakan ingin mendengar langsung dari anggota dewan hasil rapat paripurna hari ini. Berdasarkan pantauan, massa aksi masih melakukan orasi dan menyanyikan yel-yel mahasiswa. Ratusan aparat kepolisian juga disiagakan di depan Kantor DPRD mengawal jalannya aksi mahasiswa. ***
Editor:Akham Sophian