Home > Berita > Umum

Bertahun-tahun Jadi Saksi Cerita Kota, Tugu Selamat Datang di Bundaran Mal SKA Pekanbaru Bakal Tinggal Kenangan

Bertahun-tahun Jadi Saksi Cerita Kota, Tugu Selamat Datang di Bundaran Mal SKA Pekanbaru Bakal Tinggal Kenangan

Tugu Selamat Datang berdiri di Jalan Soekarno Hatta atau lebih dikenal dengan simpang empat Mal SKA Pekanbaru, Rabu (21/2/2018).

Senin, 12 Maret 2018 06:18 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Tugu Selamat Datang di bundaran Mal SKA Pekanbaru yang dibangun beberapa tahun lalu bakal tinggal kenangan. Banyak kenangan yang telah diukir tugu ini. Di antaranya yang viral di media yakni, ditutup mulutnya dengan masker saat kabut asap, dan dijadikan pocong.

Tugu ini juga sering menjadi objek penyampaian aspirasi mahasiswa saat melakukan aksi protes terhadap kebijakan pemerintah.

Namun, beberapa waktu yang akan datang tugu yang dibangun dengan uang rakyat ini akan dibongkar, menyusul akan dibangunnya flyover di perempatan ini guna mengatasi macet arus lintas.

Digantungi Pocong
Massa aksi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau melanjutkan aksinya di tugu anti korupsi di taman ruang terbuka hijau (RTH) di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, Senin (12/12/2017).

Massa mahasiswa memasang spanduk di badan tugu kemudian duduk melingkari tugu. Aksi massa sendiri mendapat pengamanan tidak hanya oleh kepolisian namun juga personel Satpol PP Pekanbaru.

Massa aksi juga menggantung pocong di atas tugu. Pocong tersebut sudah dibawa sejak menyampaikan aspirasi di Kejati Riau. Massa aksi saat ini masih menyampaikan aspirasinya.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Riau berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (12/12/2017) siang. Massa mahasiswa menyuarakan pemberantasan korupsi di Riau.

Membawa beberapa spanduk, massa aksi juga menyatakan sikap. Kami aliansi BEM se-Riau mengawasi, mengawal dan bersinergi dengan penegak hukum untuk mengusut tuntas seluruh masalah korupsi di Riau.

Meminta pihak penegak hukum khususnya Kejati Riau untuk mengusut dugaan korupsi Tugu Anti Korupsi dan Ruang Terbuka Hijau.

Dipayungi
Memperingati hari Bumi, Mapala Sakai Fisip Universitas Riau memasang payung di Tugu Tepak Sirih atau Tugu Selamat Datang di persimpangan Mall SKA, Pekanbaru, Jumat 22/4/2016).

Mahasiswa juga membentangkan spanduk yang berisi imbauan menjaga bumi. "Ini sebagai simbol bahwa bumi sudah terlalu panas. Kondisi yang begitu memprihatinkan," terang koordinator aksi, Kanisius.

Dalam aksi tersebut sengaja dipasang payung persis di atas patung seorang perempuan berpakaian Melayu yang membawa tepak sirih (kotak sirih).

"Kita dukung pemerintah untuk mengatasi segala persoalan termasuk global warming. Tidak hanya itu sebagai mahasiswa kami juga menyampaikan isu-isu save KPK. Ini bentuk dukungan kami," terangnya.

Aksi puluhan mahasiswa tersebut mendapat perhatian dari pengendara. Apalagi dua orang mahasiswa sengaja membalurkan seluruh badannya dengan cat berwarn hijau. Dilansir potretnews.com dari tribunnews.com. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Umum, Pekanbaru, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id