Home > Berita > Umum

Kata BPH Migas, Premium Langka di Pekanbaru karena Diborong Pengecer

Kata BPH Migas, Premium Langka di Pekanbaru karena Diborong Pengecer

Ilustrasi.

Rabu, 07 Maret 2018 13:48 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium terjadi di hampir semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bandar Lampung dan Pekanbaru, Riau pada awal tahun ini. Anggota Komite BPH Migas, Hendry Ahmad, mengatakan salah satu penyebab kelangkaan Premium di dua wilayah itu karena pengecer biasanya membeli dalam jumlah banyak. Sementara aturan yang melarang tindakan itu tidak ada.

"Saya lihat sendiri, pengecer membeli dalam jumlah banyak. Mereka (petugas SPBU) tidak bisa melarang," ujarnya di Kantor BPH Migas, Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Meski demikian, dia meminta kepada PT Pertamina (Persero) untuk tidak menahan penyaluran BBM penugasan di berbagai daerah. Adapun alokasi volume penyaluran Pertamina yang ditetapkan BPH Migas untuk Premium pada tahun ini sebesar 7,5 juta Kiloliter (KL).

"Kita meminta kuota yang ditetapkan BPH Migas untuk dipenuhi di daerah yang membutuhkan," paparnya, dilansir potretnews.com dari kumparan.com.

Menurut Hendry di tahun 2017, alokasi volume penyaluran Premium oleh Pertamina yang ditetapkan BPH Migas sebesar 12,5 juta KL. Sementara realisasi penyaluran Premium di tahun itu hanya mencapai 5 juta KL.

"Di tahun 2018, Pertamina mengusulkan penyaluran Premium hanya 5 juta KL. Kita menetapkan penyaluran 7,5 juta KL supaya kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," ucap Hendry. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Umum, Pekanbaru, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id