PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Berbagai kalangan kini mulai menakar-nakar siapa sosok yang cocok mendampingi Joko Widodo (Jokowi) jika kelak dicapreskan pada pemilihan presiden (pilpres) 2019. Jokowi memang sedang panas diberitakan akan dicapreskan. Bahkan beberapa partai terang-terangan telah mendukungnya salah satunya Golkar. Semula, muncul usulan untuk menduetkannya kembali dengan wapres sekarang, Jusuf Kalla, namun wacana itu redup lantaran terbentur aturan konstitusi.
Lantas siapa sosok yang dianggap ideal menjadi calon wakil presiden (cawapres)? Pengamat hukum dan politik dari Universitas Lancang Kuning (Unilak), Riau, Dr H Eddy Asnawi SH MHum memberikan penilaian soal ini. Menurut dia, yang paling pantas maju mendampingi Jokowi adalah Prof Dr Mahfud MD SH SU.Alasan yang dikemukakan Eddy, selain mempunyai rekam jejak yang bersih dan andal, Mahfud MD memiliki pengalaman lengkap karena pernah duduk di legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Kemudian, imbuh Eddy, Mahfud MD juga figur yang paling dekat dengan kaum Nahdliyin.”Beliau merupakan mantan Anggota DPR/MPR RI, bekas Menteri Pertahanan era Gus Dur, dan pernah pula dipercaya sebagai Ketua Mahkamah Konsitusi (MK). Itu semua adalah lembaga negara yang penting dan bergengsi. Siapa saja yang sudah sampai pada tingkat itu kan
qualified-lah untuk jadi capres atau cawapres,” kata Eddy dalam perbincangan khusus dengan
potretnews.com di Pekanbaru, Ahad (4/3/2018) pagi.
Eddy berpendapat, ada 2 hal yang harus dimiliki cawapres Jokowi di 2019, dan kedua faktor itu telah ada pada diri Mahfud MD. Pertama, membantu keterpilihan (elektabilitas) dan kedua, membantu pekerjaan presiden (menguasai ilmu pemerintahan dan hukum).”Saya melihat yang paling potensial, Pak Mahfud. Karena
track record-nya teruji dan disukai para kyai Nahdiyin," tutur Eddy Asnawi.Menurutnya, Mahfud mempunyai hak untuk dipilih atau memilih. Apalagi Mahfud berada dalam kapasitas tertentu yang mempunyai hak dan layak untuk dicalonkan sehingga wajar bila ada pihak yang mengusungnya."Dalam konteks memilih cawapres bagi Jokowi harus dilihat secara komprehensif. Bukan soal dari mana dia berasal tapi harus dilihat kompetensinya. Dan ini terbuka bagi siapa saja. Tapi menurut saya Profesor Mahfud MD yang paling cocok. Beliau secara preferensi juga mewakili kelompok Islam,” demikian Eddy Asnawi.Seperti dketahui, belum lama ini sejumlah lembaga menggelar survei terkait cawapres yang potensial mendampingi Jokowi di pilpres 2019.
Adapun nama yang masuk daftar antara lain; Agus Harimurti Yudhoyono, Gatot Nurmantyo, Jusuf Kalla, Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar, Ridwan Kamil, dan Anies Baswedan. ***