PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Beberapa halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) Pekanbaru, keberadaannya terkesan mubazir. Setelah dibangun, namun tak pernah difungsikan. Seperti halte permanen di Jalan Sukarno-Hatta depan Transmart, tampak tak pernah difungsikan, karena berada di depan parit besar, halte di Jalan SM Amin, serta halte lainnya.
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Heri Setiawan Senin (26/2/2018) mengaku, sangat menyayangkan kondisi tersebut. Seharusnya sebelum dibangun, dilakukan perencanaan yang matang. Sehingga tidak sia-sia pembangunannya."Kalau tidak berfungsi, sangat kita sesalkan. Apalagi pembangunannya menggunakan APBD. Tentunya harus dievaluasi. Kita minta Dishub segera mendata TMP yang tak berfungsi tersebut," kata Heri, dilansir
potretnews.com dari
tribunnews.com.Diakuinya, halte permanen TMP kini sebenarnya masih kurang. Terutama di jalur-jalur yang banyak dibutuhkan masyarakat. Kalau halte di depan Transmart dan di Jalan SM Amin Arengka II tersebut tidak berfungsi, lebih baik dialihkan saja.
Apalagi program terakhir Dishub, ingin menambah halte dengan menggandeng pihak ketiga. "Sekarang ini, data dulu kebutuhan dan lokasi strategisnya. Jangan asal bangun. Setelah itu, baru dilakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak ketiga tersebut,"Lebih lanjut dikatakan politisi Demokrat tersebut, persoalan ini harus menjadi perhatian dan komitmen serius Dishub ke depannya. Sebab, transportasi massal ini ke depan, dipastikan sangat dibutuhkan masyarakat.Dengan demikian, pemerintah harus membuat master plan-nya. "Kita minta jangan sampai ada halte yang mubazir lagi," pintanya. ***
Editor:Akham Sophian