Unilak Tingkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Dosen lewat Kerja Sama dengan Balai Bahasa Riau

Unilak Tingkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Dosen lewat Kerja Sama dengan Balai Bahasa Riau

Rektor Unilak Dr Hj Hasnati dan Kepala Balai Bahasa Riau Umar Solikun MHum memegang nota kesepahaman yang baru ditandatangani. Turut mendampingi Wakil Rektor I Unilak Dr Junaidi (paling kiri).

Senin, 26 Februari 2018 18:37 WIB
Muhamad Maulana
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Universitas Lancang Kuning (Unilak) di Riau, terus berbenah dalam meningkatkan kapasitas institusi. Satu di antara jalan yang ditempuh, yakni melakukan kerja sama Kemahiran Berbahasa Indonesia (KBI) dengan Balai Bahasa Provinsi Riau.

Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dilaksanakan pada Senin (26/2/2018) di Gedung Pustaka Unilak, Rumbai, Pekabaru.

Hadir dalam acara ini di antaranya Rektor Unilak Dr Hj Hasnati SH MH, Wakil Rektor I Unilak Dr Junaidi, Kepala Balai Bahasa Riau Umar Solikun MHum, perwakilan pembinaan bahasa Indonesia Kemendikbud, jajaran dekan, wakil dekan, dosen dan perangkat lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unilak menjelaskan bahwa memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar sangatlah penting di Unilak.

"Sudah mestinya dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Saat ini di Unilak sudah memiliki pusat balai bahasa Indonesia maupun bahasa asing, serta program studi bahasa Indonesia. Dengan adanya ini tentu banyak kerjasama ke depan yang dapat dilakukan antara Unilak dengan Balai Bahasa Provinsi Riau," paparnya.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Riau, Drs Umar Solikun MHum menyampaikan apresiasi yang besar kepada Unilak karena selain kerja sama yang terlaksana, Balai Bahasa juga diberikan kesempatan untuk sosialisasi Kemahiran Berbahasa Indonesia(KBI) di lingkungan Unilak.

Dan ini sesuai dengan sasaran strategis kemendikbud dalam KBI ini adalah meningkatnya mutu bahasa dan pemakaiannya dalam rangka bahasa sebagai penguat IPTEK dan meningkatkan peran bahasa Indonesia dalam hubungan internasional khususnya di ASEAN.

"Harapan kami para pendidik khususnya dosen di Unilak dan guru memiliki kemahiran berbahsa Indonesia yang unggul, dengan tingkat kemahiran unggul diharapkan proses transfer ilmu dan dosen ke pada peserta didik susai bahasa Indonesia yang baik dan benar," ujarnya

Selain acara kerja sama, juga di gelar sosialisai KBI dengan narasumber Kepala Balai Bahasa Riau Drs Umar Solikun MHum, dan Dr Fairul Zabadi dari perwakilan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud.

Sebanyak 150 peserta turut hadir dalam sosialisasi ini. Peserta terdiri dari mahasiswa, guru dan dosen Unilak. (rls)

wwwwww
www.amsi.or.id