PEKANBARU, POTRETNEWS.com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Lancang Kuning (Unilak) Cabang Pekanbaru, Riau, mengadakan acara bedah buku karya Dr H Eddy Asnawi SH MHum ”Islam dan Negara”, di Sekretariat BEM, DPM, dan UKM Unilak, Sabtu (24/2/2018). Adapun pembicara dalam bedah buku kali ini yakni Eddy Asnawi (sebagai penulis sekaligus narasumber yang sekarang menjabat Wakil Rektor III Unilak) dan Amir Arifin Harahap (pembedah), dengan moderator Mukhtar.
"Buku yang ditulis kakanda sekaligus senior ini adalah satu hal yang membanggakan bagi kami," kata Ketua Bidang Internal I di Badko HMI Riau-Kepulauan Riau Didy Nurdiansyah, dalam sambutannya sebelum membuka acara diskusi umum dan bedah buku.Buku yang yang dibedah ini adalah hasil penelitian komprehensif Eddy Asnawi tentang kedudukan Islam dalam konstitusi di tiga negara dengan penduduk mayoritas Islam yakni; Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.
Ketua Bidang Internal I di Badko HMI Riau-Kepulauan Riau Didy Nurdiansyah menyampaikan sambutan. (foto: istimewa)
Menurut dia, alas pikir menulis buku ini karena Islam dan konstitusi negara adalah persoalan penting yang terus menjadi perdebatan di kalangan cendekiawan.Masih terkait alasannya menulis buku, Eddy yang merupakan pakar hukum tata negara juga berpandangan, setelah merdeka dan terbentuknya Negara-bangsa (nation state), negara-negara dengan penduduk mayoritas Muslim tidak bisa lepas dari pengaruh sekularisme yang dibawa penjajah Barat.”Fenomena kebangkin Islam di akhir abad ke-20, yang memberikan dukungan pada implementasi hukum Islam di berbagai negara Muslim, juga memberikan latar belakang pentingnya kajian mendalam tentang Islam dan kedudukannya dalam konstitusi negara,” papar Ketua Umum Pengurus Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara - Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Provinsi Riau, ini.Moderator acara, Mukhtar menyebut, buku ”Islam dan Negara” sangat tepat dijadikan sebagai referensi bagi para dosen, peneliti, pejabat pemerintahan, anggota parlemen, birokrat, praktisi, mahasiswa atau siapa saja yang menaruh minat pada kajian hukum tata negara.
Sekilas tentang Eddy AsnawiDr Eddy Asnawi SH MHum adalah seorang cendekiawan Muslim di Riau. Dilahirkan di Jambi pada 22 September 1968. Menyelesaikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Jambi (1992), S2 di Universitas Padjajaran Bandung (1999), dan S3 di Universiti Malaya (2012).
Semasa kuliah dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Pernah menjadi Ketua HMI Komisariat (1990-1991) dan Ketua Senat Mahasiswa (1991-1992). Di lingkungan tempatnya mengajar, Unilak, dia juga sempat mengemban amanah sebagai Ketua Badan Pengelola Jurnal Hukum
Respublica (2001-2003) dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unilak (2003-2005).Pada 2009 hingga 2016, Eddy dipercaya menjadi Sekretaris Pengurus Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara - Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Provinsi Riau dan sebagai Ketua Pusat Kajian Otonomi dan Pemerintahan Daerah (2009-2016.Selain aktif menulis dan berperan dalam berbagai kegiatan ilmiah, pria ramah ini juga menjadi Tenaga Ahli DPRD Provinsi Riau dalam bidang legislasi daerah. ***