PotretNews.com Selasa 13 November 2018

Antisipasi Teror, Polda Riau Sebar Penembak Jitu dari Brimob di Jalur Mudik

Antisipasi Teror, Polda Riau Sebar Penembak Jitu dari Brimob di Jalur Mudik

Ilustrasi.

Selasa, 27 Juni 2017 13:36 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Zulkarnain Adinegara mengatakan sudah menyebar puluhan sniper atau penembak jitu dari Brimob di jalur mudik lintas Utara dan Selatan, sebagai antisipasi teror dan pengamanan warga saat berlebaran di kampung halaman."Arus mudik dan balik arah Duri, Dumai, Jambi itu rawan, kami sudah tugaskan sekitar 20 anggota Brimob yang berkualifikasi sniper, bisa menembak dengan jarak tertentu dengan tepat sasaran," kata Zulkarnain di Pekanbaru, Selasa (27/6/2017).

Menurut dia penempatan penembak jitu di beberapa jalur mudik itu juga sekaligus mengantisipasi adanya kejahatan dengan kekerasan maupun terorisme yang mungkin terjadi dalam momen perayaan Idul Fitri 1438 H.

Apalagi pihak kepolisian Riau sudah diingatkan dengan edaran resmi Kapolri bahwa serangan bom perlu diwaspadai saat Lebaran kali ini. "Tetapi secara keseluruhan, alhamdulillah suasana aman tertib dan terkendali. Sudah ada perintah dari Kapolri, dan kami terapkan di Riau," tegasnya, dilansir potretnews.com dari cnnindonesia via antara.

Ads
Soal ancaman bom, sejauh ini belum ada ancaman nyata di Riau, namun hal itu tetap diantisipasi. "H-2 hingga hari Idul Fitri sebelum salat pukul 05.00-06.00 WIB subuh tim juga melakukan penyisiran mesjid-mesjid dari bom," terangnya.

Dia menambahkan selain bom, pihaknya juga mewaspadai aksi pencurian dengan kekerasan di masyarakat. "Belakangan ini pencurian dengan kekerasan di Riau meningkat," katanya, sembari menambahkan polda Riau sudah menyiagakan personil kepolisian sebanyak 1020 orang ke setiap posko pengamanan di wilayah setempat.

Personel tersebut berasal dari Kepolisian Daerah Riau, Kepolisian Resor Pekanbaru, Satuan Brimob, Satuan Polisi Pamong Praja, POM TNI Angkatan Darat, Komando Daerah Militer 0301 Pekanbaru, Dinas Perhubungan, dan Senkom. ***

Editor:
Akham Sophian

wwwwww