PotretNews.com Rabu 22 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Unilak Lepas 628 Wisudawan, Rektor Dr Hj Hasnati Minta Alumni Jaga Nama Baik Almamater

Unilak Lepas 628 Wisudawan, Rektor Dr Hj Hasnati Minta Alumni Jaga Nama Baik Almamater

Suasana Sidang Senat Terbuka Universitas Lancang Kuning dalam Rangka Wisuda ke-54 program sarjana dan wisuda ke-4 program magister.

Sabtu, 15 April 2017 14:47 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Universitas Lancang Kuning (Unilak) meluluskan sebanyak 628 wisudawan program pascasarjana/magister (S2) dan program sarjana (S1). Ini merupakan wisuda ke-54 program sarjana dan wisuda ke-4 program magister.
"Kami berharap para alumni bisa menjaga nama baik almamater, karena apa pun yang dilakukan oleh alumni pasti berdampak pada Universitas Lancang Kuning," kata Rektor Unilak Dr Hj Hasnati SH MH di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Rumbai Pekanbaru, yang menjadi tempat pelaksanaan wisuda Unilak, Sabtu (15/4/2017) siang.

Rektor perempuan pertama di Riau ini berdoa semoga semua alumni yang baru saja diwisuda nantinya dapat bersaing diera globalisasi, tentunya dengan berbekal ilmu-ilmu yang mereka terima selama menempuh pendidikan.

"Semoga ilmunya bermanfaat. Apalagi tadi ada satu wisudawan dari magister ilmu hukum yang dinyatakan cum laude karena IPK-nya mencapai empat," tuturnya.

Mengingat persaingan dunia kerja yang semakin ketat sejak diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Rektor Unilak kelahiran Pekanbaru pada 15 Januari 1959 itu menyebut, pihaknya terus berbenah menyiapkan bekal ilmu yang lebih baik lagi bagi 10.212 mahasiswanya yang masih aktif menuntut ilmu di kampus.

Salah satu upaya yang dilakukan, imbuh ibu dari seorang putra bernama Rafli Haris tersebut, Unilak harus menambah tenaga-tenaga pengajar yang profesional. Ini diperlukan untuk menciptakan lulusan Unilak yang bersumber daya manusia (SDM) yang unggul. Apalagi selain memiliki sembilan fakultas yang membawahi 19 program studi (prodi), Unilak juga memiliki satu fakultas pascasarjana yang membawahi dua prodi.

"Kami memang baru punya dua profesor, makanya tenaga pendidik bergelar doktor di Unilak kami dorong untuk menjadi guru besar. Karena tenaga-tenaga pengajar inilah yang nanti bertugas membekali ilmu kepada mahasiswa," tutur Hasnati yang merupakan putri dari tokoh pendidikan Riau, Chadijah Ali (ibu)-Chaidir Anwar (ayah).

Penambahan tenaga-tenaga pengajar dan guru-guru besar itu juga menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan peningkatan akreditasi. Yang mana, Unilak yang saat ini berakreditasi B akan mengejar penilaian akreditasi unggul atau nilai A.

"Kami punya target untuk memperoleh akreditasi A. Mudah-mudahan sebelum tahun 2019 mendatang bahan akreditasi sudah bisa dimasukkan dalam BAN-PT," ujar Hasnati yang merupakan istri dari Ir Yusri MH, itu. (rls)

Editor:
Muhamad Maulana
Ads
Tour de Siak 2018
wwwwww