PotretNews.com Minggu 19 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Kadis PU Kota Pekanbaru dan Anak Buahnya yang Kena Operasi Tangkap Tangan Jalani Pemeriksaan sampai Pagi di Ditreskrimsus Polda Riau

Kadis PU Kota Pekanbaru dan Anak Buahnya yang Kena Operasi Tangkap Tangan Jalani Pemeriksaan sampai Pagi di Ditreskrimsus Polda Riau

Salah seorang awak media mencoba mengintip melalui kaca di pintu depan Kantor Ditreskrimsus, tempat Kepala Dinas PU Kota Pekanbaru menjalani pemeriksaan pasca-kasus OTT empat orang bawahannya. (foto: goriau.com)

Selasa, 11 April 2017 07:15 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com- Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pekanbaru, Zulkifli menjalani rangkaian pemeriksaan yang sangat panjang di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Meski berstatus saksi, dirinya dimintai keterangan oleh penyidik hingga pagi.

Berdasarkan pantauan, sejak Senin (10/4/2017) malam hingga Selasa (11/4/2017) pagi pukul 05.30 WIB, Zulkifli belum juga menyudahi pemeriksaan. Dirinya tak kunjung ke luar dari kantor Ditreskrimsus. Begitu pula dengan lima orang bawahannya.

Dalam laman GoRiau.com yang dilansir potretnews.com ditulis, dirinya turut dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan pungutan liar (pungli) empat orang honorer di Dinas PU Kota Pekanbaru, yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polda Riau, terkait penerbitan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK).

Dalam OTT ini aparat berwajib kabarnya turut menyita uang tunai Rp10,4 juta, PC (komputer, red), dokumen IUJK serta satu rangkap buku IUJK. Selain Zulkifli, seorang kabid bernama Tuswan juga ikut dimintai keterangan dalam statusnya sebagai saksi.

Beberapa orang penyidik tampak sesekali ke luar masuk dari kantor Ditreskrimsus, sementara keenam orang tersebut belum juga menunjukkan tanda-tanda akan ke luar. Adapun empat honorer yang diduga terjaring OTT ini berinisial RN, MT, MH dan SAK.

Para penyidik ini enggan memberikan keterangan apa pun seputar proses pemeriksaan di dalam. Meski demikian, Direktur Reskrimsus Kombes Johny Edison Isir membenarkan soal OTT itu. Kata dia, anggota masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

OTT dari tim Saber Pungli ini dilakukan di ruang pengurusan penerbitan IUJK Kantor Dinas PU Kota Pekanbaru. Diduga keempat honorer itu melakukan Pungli dalam pengurusan penerbitan IUJK. Besaran biaya yang dipungut bervariasi, sesuai dengan klasifikasi perusahaan. ***

Editor:
Farid Mansyur

Ads
Kategori : Riau, Pekanbaru, Umum, Hukrim
Tour de Siak 2018
wwwwww