PotretNews.com Minggu 19 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Anak Buahnya Terjaring Operasi Tangkap Tangan, Kadis PU Kota Pekanbaru Ikut Diperiksa Ditreskrimsus Polda Riau hingga Tengah Malam

Anak Buahnya Terjaring Operasi Tangkap Tangan, Kadis PU Kota Pekanbaru Ikut Diperiksa Ditreskrimsus Polda Riau hingga Tengah Malam

Ilustrasi/Gedung Ditreskrimsus Polda Riau.

Senin, 10 April 2017 23:35 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Tata Kota Pekanbaru Zulkifli Harun, Senin (10/4/2017) tengah malam, masih menjalani pemeriksaan dalam statusnya sebagai saksi di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

Ia dimintai keterangan pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber (Sapu Bersih) Pungli (Pungutan Liar) Polda Riau terhadap empat orang tenaga harian lepas (THL) di Dinas PU dan Tata Kota Pekanbaru, Senin (11/4/2017) sore. Selain dia, seorang kabid juga berstatus saksi dan masih diperiksa.

Berdasarkan laman GoRiau.com yang dilansir potretnews.com, hingga pukul 23.00 WIB, belum ada satu pun dari keenam orang ini yang keluar alias selesai menjalani pemeriksaan. Sebab, penyidik masih memintai keterangan mereka untuk mendalami terkait dugaan kasus Pungli itu.

Ini dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau Kombes Johny Edison Isir. "Kami masih pendalaman lebih lanjut. Nanti akan dirilis secara terbuka," ungkapnya singkat.

Senada dengan ini, Kasubdit III AKBP Deni Oktavian memastikan, bahwa mereka semua masih diperiksa dan dimintai keterangannya. "Masih, masih, di dalam," jawabnya sebelum meninggalkan Gedung Direktorat Reskrimsus Polda Riau, Senin tengah malam.

Dia belum bisa merincikan soal OTT tersebut, termasuk kepastian apakah bakal ada pihak yang ditahan pasca tangkap tangan dugaan pungli ini. "Soal itu (penahanan, red) belum bisa dipastikan," lanjut AKBP Deni Oktavian. Ia juga memastikan bahwa salah seorang yang diperiksa ini termasuk Kadis PU.

Kepala Inspektorat Pemko Pekanbaru Asmi, usai ke luar dari kantor Direktorat Reskrimsus Polda Riau, Senin malam menyebutkan, dirinya datang ke Ditreskrimsus untuk memastikan terkait informasi OTT tersebut.

"Kami datang hanya mengkonfirmasi, katanya pegawai PU yang dibawa, dan benar. Empat orang THL, dan Kadis PU dimintai keterangan bersama Kabidnya sebagai saksi. Sampai itu informasinya," ungkap dia saat diwawancarai.

Kasus ini, katanya lagi, terkait surat izin usaha jasa konstruksi (IUJK). "Jadi Kabid yang dimintai keterangannya sebagai saksi ini juga bagian itu (IUJK)," singkatnya. Di luar itu Asmi mengaku belum mendapat data rinci nama dari keempat THL tersebut.

Masih terkait kasus tersebut, Asisten I sekaligus PLH Sekda Kota Pekanbaru, Azwan menerangkan, OTT tersebut dilakukan polisi Senin sore. "Tadi sore tim dari sini (Polda Riau, red) datang ke Dinas PU dan ada staf tenaga harian yang dibawa," ungkapnya.

"Sekarang mereka sedang diperiksa. Maka kita datang ngecek. Yang jelas proses hukum kita serahkan ke aparat kepolisian. Kami juga dari tim Saber Pungli Kota, tentu sangat menyayangkan dan prihatin, berkali-kali kita sampaikan ke pegawai, hindari seperti ini," pungkasnya. ***

Editor:
Farid Mansyur

Ads
Kategori : Riau, Pekanbaru, Umum, Hukrim
Tour de Siak 2018
wwwwww