PotretNews.com Senin 20 Agustus 2018
Home > Berita > Umum

Pemerintah Perluas Areal Tanam Kedelai di Riau

Pemerintah Perluas Areal Tanam Kedelai di Riau

Ilustrasi/Petani panen kedelai.

Selasa, 14 Februari 2017 12:51 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Kementerian Pertanian mulai menggenjot produksi kedelai tahun ini dengan menambah luas areal tanam 200 ribu hektar. Upaya ini untuk mencapai target produksi kedelai 1,2 juta ton sepanjang tahun ini.Dari 14 komoditas strategis, produksi kedelai termasuk yang mengalami penurunan. Sepanjang tahun ini, produksi padi mencapai 79,1 juta ton, naik 11,7% dari 2014 yang mencapai 70,8 juta ton.

Produksi jagung mencapai 23,2 juta ton, naik 21,9 persen dari produksi 2 tahun sebelumnya sebesar 19 juta ton. Adapun produksi bawang 1,3 juta ton, naik dari tahun lalu sebesar 1,2 juta ton. Kenaikan serupa juga terjadi pada komoditas cabai 1,918 juta ton, naik dari tahun lalu 1,915 juta ton.

Sementara produksi kedelai hanya 0,89 juta ton, turun 7,06 persen dari produksi 2014 sebesar 0,96 juta ton. Produksi kedelai yang terus menurun karena terkendala iklim lanina, minat petani berkurang karena harga yang kurang kompetitif. Sehingga, solusi yang dipikirkan ke depan adalah penambahan luas tanam, mitigasi perubahan iklim, dan penetapan harga standar.

Ads
Kasubdit Kedelai dan Aneka Kacang Devi Setiabakti sebagaimana dilansir potretnews.com dari bisnis.com via tempo.co menyampaikan dengan menambah areal tanam 200 ribu hektar, sehingga total area tanam kedelai sepanjang tahun ini seluas 768.226 hektar.

Dengan luas areal tanam tersebut, harapannya dapat menggenjot produksi kedelai yang tahun ini ditargetkan 1,2 juta ton. Adapun produktivitas kedelai hingga 1,8 ton per hektar.

Devi menyebut dari target produksi 1,2 juta ton sepanjang tahun ini, hanya mampu memenuhi 50 persen dari total kebutuhan 2,4 juta ton per tahun. Sisanya masih dipenuhi dari impor.

Kedelai akan menjadi fokus Kementerian Pertanian mulai tahun depan. Salah satunya, perluasan areal tanam kedelai yang ditargetkan mencapai 1,5 juta hektar pada 2018.

Selain itu, berdasarkan hasil pemetaan, pemerintah membidik peluang 2,4 juta lahan untuk pengembangan kedelai di sejumlah daerah seperti Aceh, Jawa, NTB, NTT, Sulsel, Kalsel, Kaltim, Sumut, Sumsel, Riau, Jambi, Lampung. "Tahun ini masih fokus di jagung. Sedangkan kedelai akan menjadi fokus tahun depan," ujar Devi. *** 

Editor:
Hanafi Adrian

Kategori : Umum, Riau
Tour de Siak 2018
wwwwww