PotretNews.com Jum'at 21 September 2018

Wanita Tiga Anak yang Digerebek Suaminya Ngamar bersama Brondong di Hotel Melati Selatpanjang Terkesan Masabodoh dan Ogah Minta Maaf

Wanita Tiga Anak yang Digerebek Suaminya <i>Ngamar</i> bersama Brondong di Hotel Melati Selatpanjang Terkesan Masabodoh dan Ogah Minta Maaf

Ilustrasi.

Jum'at, 10 Februari 2017 21:20 WIB
SELATPANJANG, POTRETNEWS.com - Wa (41) terlihat begitu santai paskadigrebek saat tidur bersama Ra (23) di Wisma Dyva Selatpanjang, Jumat (10/2/2017) dini hari. Sejak diamankan sekira pukul 03.00 WIB, hingga Jumat siang Wa sama sekali tak meminta maaf kepada suaminya Ma (65) yang ikut menggerebek.Itu diakui Ma (65) suami Wa, ketika ditemui di Polsek Tebingtinggi. Kata Ma, perempuan yang dinikahi tahun 2000 (berdasarkan buku nikah tahun 2001) itu terlihat begitu tenang saat digerebek. Ibu dari 3 anak-anaknya itu pun tidak menyesali perbuatan tercelanya dan sama sekali tidak meminta maaf. "Dia sepertinya tidak menyesali, dan belum ada minta maaf sama sekali," kata Ma kepada awak media sekitar pukul 11.38 WIB, dilansir potretnews.com dari GoRiau.com.

Karena merasa dikhianati, Ma membuat laporan ke polisi agar istri dan brondong itu dihukum. Laporan Ma diterima dengan nomor LP No : LP/05/II/2017/RIAU/RES.KEP.MERANTI/SEK.T TINGGI/, tanggal 10 Februari 2017.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ma kaget bukan main ketika menggrebek salah satu kamar di Wisma Dyva Jalan Diponegoro Selatpanjang, Jumat (10/2/2017). Di dalam kamar itu, Ia mendapati istri sah nya sedang bersama seorang laki-laki berusia 23 tahun.

Ads
Kata Ma, Ia sudah lama menaruh curiga kepada istrinya Wa. Waktu itu, Wa tidak pernah lagi tidur di rumah sejak Januari 2017. Kalau pun pulang, Wa hanya sebentar dan itupun pada siang hari.
"Dia (Wa) tak lagi tidur di rumah sejak Januari," kata Ma kepada awak media.

Diceritakan warga Rintis lagi, Selasa (7/2/2017) lalu, Wa mengabarkan kepada anaknya bahwa Ia pergi ke Belitung Merbau ada acara. Lalu, Kamis (9/2/2017) Wa mengirim pesan singkat ke anaknya yang mengabarkan bahwa dirinya sudah kembali ke Selatpanjang. Namun, Wa tak juga pulang ke rumah.

Ditambahkan Ma, pukul 02.30 WIB dini hari Jumat, dia dikabarkan oleh salah seorang anaknya bawa Wa sedang berada di Wisma Dyva Jalan Diponegoro Selatpanjang (sepeda motornya terlihat di parkir wisma). Takut terjadi apa-apa saat penggerebekan, Ma menghubungi pihak Polsek Tebingtinggi untuk ikut bersama dini hari itu.

Di kamar 212 Wisma Dyva Selatpanjang, Ma kaget bukan kepalang. Ia mendapati istrinya berada bersama laki-laki yang tak ia kenal. Wa dikabarkan sudah berbaju lengkap namun terlihat tidak rapih, sementara laki-laki berinisial Ra hanya mengenakan handuk.

"Saya emosi, saya tak mau ikut sampai ke dalam kamar. Saya minta keduanya dihukum atas perbuatan yang memalukan ini," kata Ma. Berdasarkan data yang dihimpun, Wa merupakan salah seorang perempuan yang aktif berorganisasi. Di beberapa kesempatan Wa mengatakan bahwa dirinya merupakan ketua salah satu lembaga pengawas pejabat negara. Wa juga pernah berkantor di Jalan Imam Bonjol Selatpanjang.

Hasil penelusuran, ke LSM yang diklaim Wa, membenarkan bahwa Wa memang memiliki KTA. Namun, surat tugas Wa dikatakan sudah berakhir sejak beberapa tahun belakangan. Wa juga dikabarkan memiliki surat tugas dari salah satu media. Hingga Jumat siang, Wa dan Ra masih berada di Polsek Tebingtinggi untuk menjalani pemeriksaan. ***

Editor:
Fanny R Sanusi

Kategori : Meranti, Umum, Hukrim
Tour de Siak 2018
wwwwww