PotretNews.com Senin 21 Januari 2019
Home > Berita > Siak

Belum Diresmikan, Lantai Keramik Gedung Daerah Siak yang Menyedot Anggaran Rp140 Miliar Sudah Pecah-pecah

Belum Diresmikan, Lantai Keramik Gedung Daerah Siak yang Menyedot Anggaran Rp140 Miliar Sudah Pecah-pecah

Salah seorang wartawan mengabadikan lantai keramik gedung daerah yang pecah-pecah.

Rabu, 28 Desember 2016 17:36 WIB
SIAK SRI INDRAPURA, POTRETNEWS.com – Di penghujung tahun 2016 ini, pengerjaan proyek pembangunan Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II yang berdiri megah di tepian Sungai Siak selesai dikerjakan.Proyek senilai Rp140 miliar lebih dengan sistem tahapan itu dikerjakan tiga tahun anggaran, dimana setiap tahun pelaksanaan tender selalu dimenangkan PT Hutama Karya.

Untuk tahun 2014 dianggarkan sekitar Rp57 miliar, 2015 sekitar Rp40 miliar dan tahun 2016 sekitar Rp45 miliar, yang semuanya bersumber dari APBD Kabupaten Siak.

Pantauan di lapangan, Rabu (28/12/2016), kendati hanya tinggal tiga hari lagi masa pengerjaan, namun puluhan pekerja sibuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan, seperti pembuatan taman dan melakukan pengecatan.

Sementara, dipertengahan tahun 2017 nanti gedung itu akan diserahkan pihak kontraktor kepada Pemkab Siak, dan selanjutkan diresmikan pemakaian oleh Bupati Siak H Syamsuar.

Sayangnya, puluhan lantai keramik Gedung Daerah itu terlihat pecah-pecah, padahal bangunannya tampak megah berbentuk tapak sirih dihiasi ornamen melayu di bagian dindingnya. Di malam hari, pada bagian atas terlihat lampu warna warni berbentuk bando pelangi. Tentu saja, lampu warna-warni itu sungguh indah dipandang dari kawasan kuliner turap Siak yang berada di seberang sungai.

Saat media menanyakan progres pembangunan Gedung Daerah, tidak satu pun pihak PT Hutama Karya yang bisa dikonfirmasi di lapangan. Hanya pihak sekuriti yang bisa ditemui dan melarang wartawan untuk masuk ke dalam gedung, sebelum ada surat izin dari Dinas PU Siak.

"Kalau mau masuk, harus ada surat dari Dinas PU bang. Saya hanya pengamanan di sini, dan memang begitu prosedurnya," kata Kepala Sekuriti PT Utama Karya Eman, seperti dikutip potretnews.com dari GoRiau.com.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Siak Irving Kahar belum bisa dikonfirmasi terkait banyaknya lantai keramik yang sudah pecah. Saat dihubungi handphone Irving dalam kondisi aktif, namun tidak diangkat. SMS yang dikirim GoRiau.com pun juga tak dijawab hingga berita ini diterbitkan. ***

Editor:
Farid Mansyur

Kategori : Siak, Umum, Pemerintahan
wwwwww