PotretNews.com Rabu 23 Januari 2019
Home > Berita > Riau

Pemprov Riau Bidik PAD Rp100 Miliar dari Pelabuhan Perikanan di Kawasan Pesisir

Pemprov Riau Bidik PAD Rp100 Miliar dari Pelabuhan Perikanan di Kawasan Pesisir

Ilustrasi.

Senin, 21 November 2016 19:23 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Pemprov Riau tengah membidik pendapatan asli daerah (PAD) senilai Rp100 miliar dari pengelolaan pelabuhan perikanan dan kawasan pesisir di wilayahnya.Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau Nafilson mengatakan saat ini ada lima kawasan pesisir dan pelabuhan perikanan yang potensial untuk digarap bagi PAD.

BACA JUGA:

. Riau Dapat Kucuran Miliaran Rupiah buat Revitalisasi Sektor Perikanan

"Untuk yang sudah jalan itu Pelabuhan Perikanan di Dumai, dan empat lainnya yaitu Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti," katanya Senin (21/11/2016). Dari lima lokasi pelabuhan ini, bila satunya bisa menghasilkan PAD hingga Rp20 miliar, Riau optimistis nilai pendapatannya bisa mencapai Rp100 miliar setahun.

Saat ini di Dumai sudah berjalan pengelolaan pelabuhan perikanan tersebut, dan diharapkan dengan pengelolaan profesional bisa memberikan pendapatan untuk daerah.

Hal ini disebabkan menurut data pihaknya, nilai PAD dari pengelolaan pelabuhan perikanan di daerah itu hanya senilai Rp300 juta setahun.

"Tentu dari nilai yang ada ini perlu dioptimalisasi dengan pembenahan pengelolaan secara profesional, dengan langkah ini target PAD yang diharapkan bisa tercapai," katanya.

Data Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau menunjukkan potensi perikanan tangkap di daerah itu sebesar 446.358 ton. Sementara untuk perikanan budidaya tiap tahun mencapai 142.873,37 ton.

Dengan rincian budidaya ikan tawar 42.422,12 ton, budidaya ikan payau 37.399,40 dan budidaya ikan laut 63.051,85 ton.

Sebelumnya Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pemprov berkomitmen mendorong infrastruktur kawasan pesisir untuk menggerakkan ekonomi secara merata.

"Pemprov Riau berkomitmen mendorong infrastruktur ke kawasan pesisir, kalau gedung-gedung sudah cukuplah," katanya seperti dikutip potretnews.com dari bisnis.com.

Andi, sapaan akrab gubernur, mengatakan saat ini Pemprov sudah membangun beberapa pelabuhan umum dan pelabuhan Roro untuk menghubungkan pulau-pulau di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan langkah ini, diharapkan pulau utama di wilayah itu sudah terhubung pada 2017 mendatang.

Bila proyek pelabuhan ini berjalan lancar dan terealisasi, potensi kawasan pesisir untuk berkembang dan semakin sejahtera kian besar. "Kalau pulau di kawasan pesisir timur itu sudah terhubung, banyak peluang besar bisa masuk, sektor perikanan juga, itu yang kami harapkan," ujarnya. ***

Editor:
Fanny R Sanusi

Kategori : Riau, Umum, Pemerintahan
wwwwww