PotretNews.com Senin 19 November 2018
Home > Berita > Riau

Riau Dapat Kucuran Miliaran Rupiah buat Revitalisasi Sektor Perikanan

Riau Dapat Kucuran Miliaran Rupiah buat Revitalisasi Sektor Perikanan

Ilustrasi/Perikanan budidaya.

Selasa, 08 November 2016 09:23 WIB

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatan sektor budidaya dengan target sekira 21 juta ton.

BACA JUGA:

. Satu per Satu Pejabat Pemprov Riau Berurusan dengan Hukum, Giliran Kadis Perikanan dan Kelautan Diperiksa Jaksa dalam Dugaan Korupsi Alat Berat

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto menjelaskan seiring upaya pemerintah merevitalisasi infrastrukktur serta investasi buat seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, pola pikir para pelaku di sektor perikanan. Apalagi, selama ini para pembudidaya banyak salah menerapkan pola pengembangan.

"Mindset pembudidaya juga harus diubah, karena biasanya mereka itu menggunakan (bibit) itu terus, panen diambil bibitnya dan sisanya dijual. Nah nanti itu tidak, dari hasil budidaya yang dibudidayakan itu 100 persen harus dijual, bibit didatangkan dari kebon bibit yang baru lagi," kata dia di kantornya, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Pihaknya menyebut jika sudah mulai menyebarkan tim khusus yang akan melakukan revitalisasi moral kepada pembudidaya. Diharapkan, dalam beberapa tahun ke depan penyebaran tim khusus tersebut sudah dapat merata.

Ads
"Karena sebagian sudah mulai disebarkan, di Sulawesi, di Sumatera, Jawa, Riau, NTT, Kalimantan. Hanya belum merata saja, karena saking banyaknya lokasi di Indonesia," ujarnya sebagaimana dikutip potretnews.com dari netralnews.com.

Menurutnya, pemerintah bakal menstimulus sebanyak Rp 50 miliar akan digunakan untuk revitalisasi Keramba Jaring Apung (KJA) sementara Rp 210 miliar untuk revitalisasi tambaknya.

"Kalau untuk revitalisasi KJA itu sekitar Rp 50 miliar. Dan Kalau untuk tambak itu ada revitalisasi total lahannya sekitar 300 hektar, kira-kira Rp 210 miliar lah," ujarnya. ***

Editor:
Fanny R Sanusi

Kategori : Riau, Pemerintahan
wwwwww