PotretNews.com Senin 24 September 2018

Hujan Badai Landa Pekanbaru, Kanopi Ruko Terbang Nyaris Tewaskan Tukang Becak

Hujan Badai Landa Pekanbaru, Kanopi Ruko Terbang Nyaris Tewaskan Tukang Becak

Kanopi ruko terbang akibat angin kencang menutupi badan Jalan Purwodadi Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Kamis, 03 November 2016 09:32 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Hujan badai disertai angin kencang melanda Pekanbaru. Sejumlah ruas jalan tergenang air dan kanopi raksasa dari atas ruko terbang menutupi badan jalan.Hujan deras disertai angin kencang terjadi, Rabu (2/11/2016) sekira pukul 19.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur merata di Ibu Kota Provinsi Riau ini.

Curah hujan yang deras dan belum berakhir hingga pukul 22.00 WIB ini, membuat sejumlah ruas jalan tergenang air. Berdasarkan pantauan detikcom di lapangan sebagaimana dikutip potretnews.com, hujan deras yang mengguyur menggenangi Jl Arifin Achmad, Jl Subrantas. Genangan air mencapai rata-rata di atas 30 cm. Akibatnya arus lalu lintas berjalan lambat.

Angin yang cukup kencang saat hujan tersebut, juga membuat kanopi ruko ritel di Jl Purwodadi Kecamatan Tampan, Pekanbaru pun turut terbang terbawa angin.

Ads
Kanopi yang memiliki lebar 5 m dan panjang 15 m yang dan berada di atas ruko lantai dua itu terbang bersama tiang penyanggahnya. Kanopi dari rangka baja ringan itu terlempar ke tengah badan jalan.

Saat kanopi jatuh, seorang warga membawa becak barang berisikan barang-barang bekas nyaris tertimpa. Warga tersebut melintas depan ruko saat kanopi akan jatuh ke badan jalan.

"Waktu kanopi terbang dari atas ruko, yang bawa becak sempat melihat dan dia kabur meninggalkan becaknya dengan berlari. Kalau tidak lari, mungkin bisa mati tertimpa kanopi itu. Cuma becaknya saja yang tertimpa," cerita saksi mata.

Akibat ruas jalan seluruhnya tertutup kanopi rangka baja itu, arus lalu lintas menjadi macet. Sebab, kendaraan sama sekali tidak bisa melintas. Di tambah lagi, kabel telepon dan kabel listrik turut tertimpa.

Melihat macetnya arus lalu lintas, seorang petugas polisi turun ke jalan. Secara bergiliran, satu satunya jalan, kendaraan harus silih berganti melintas di depan ruko. Hingga pukul 22.15 WIB, warga sekitar bergotong royong untuk menggeser rangka baja yang jatuh menutupi badan jalan itu.

"Kencangnya angin sampai kanopi ruko bisa terbang dan suaranya saat jatuh ke jalan sangat besar. Kami sampai terkejut mendengarnya," kata Ujang (51) warga yang membuka kios kaki lima di tepi jalan yang tak jauh dari lokasi.

Selain itu, akibat hujan dan angin kencang serta petir, pemadaman listrik di sejumlah wilayah tak bisa terelakan. "Saat hujan dan angin kencang tadi, listrik di sini sempat padam 30 menit," kata Abdul Hadi warga Tampan, Pekanbaru.

Editor:
Mukhlis Wijaya

Kategori : Peristiwa, Pekanbaru
Tour de Siak 2018
wwwwww