PotretNews.com Sabtu 24 Agustus 2019
Home > Berita > Siak

Tangsi Peninggalan Belanda di Kota Siak Sri Indrapura Mulai Rusak, Kondom Berserakan di Dalam

Tangsi Peninggalan Belanda di Kota Siak Sri Indrapura Mulai Rusak, Kondom Berserakan di Dalam

Tangsi peninggalan Belanda di Kota Siak Sri Indrapura, Ibu Kota Kabupaten Siak. (foto: kemdikbud.go.id)

Selasa, 01 November 2016 13:47 WIB
SIAK, POTRETNEWS.com - Tangsi (asrama, penjara, barak, red) Belanda di Kabupaten Siak Provinsi Riau merupakan salah satu situs yang memiliki nilai sejarah. Belakangan ini kondisi bangunan peninggalan zaman kolonial itu berangsur rusak dan kurang perawatan. Parahnya lagi, pada bagian lantai dua bangunan terdapat kondom bekas berserakan.Para peserta gotong royong (goro) terkejut dan marah saat melihat alat kontrasepsi berupa kondom ditemukan berserakan di lantai 2 bangunan Tangsi Belanda.

”Parah, situs sejarah pun bisa dibuat tempat mesum. Ini harus dirawat dan dijaga dengan baik," ujar salah seorang yang sedang melakukan gotong-royong membersihkan bangunan, Sabtu (29/10/16), sebagaimana dikutip potretnews.com dari riaugreen.com.

Kegiatan goro dilakukan puluhan Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) bekerja sama dengan unsur TNI, Polri, Mahasiswi Akbid Salma, dan beberapa LSM yang ada di Siak.

Ads
Ketua MPKS Wan Hamzah mengaku sangat menyayangkan adanya temuan alat kontrasepsi berserakan di sekitar bangunan bersejarah itu. Ini disebabkan kurangnya pengawasan dari pihak terkait sehingga tempat ini disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

"Bangunan ini dipugarkan tahun 2013. Kini kondisinya sudah banyak yang rusak. Kabel listrik dan lampu hilang. Hal itu sangat merusak pemandangan. Sesuai undang-undang, itu sudah melawan hukum karena merusak cagar budaya," tandasnya.

Wan Hamzah menambahkan, gotong-royong ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Dengan semangat pemuda pula diharapkan kedepan mampu melahirkan pemuda-pemudi yang kreatif untuk membawa perubahan yang lebih baik.

Selain itu, goro ini juga bentuk dukungan mereka terhadap pemerintah untuk menjadikan Siak sebagai destinasi wisata, memiliki nilai histori yang tinggi Tangsi Belanda juga memiliki nilai jual dalam menarik wisatawan. ***

Editor:
Mukhlis Wijaya

Kategori : Siak, Peristiwa
wwwwww