PotretNews.com Rabu 23 Januari 2019
Home > Berita > Umum

Miris, Perempuan dan Anak Banyak Jadi Penghuni Penjara di Riau

Miris, Perempuan dan Anak Banyak Jadi Penghuni Penjara di Riau

Ilustrasi.

Kamis, 20 Oktober 2016 16:20 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kejahatan seakan tidak pernah ada habisnya. Setiap hari senantiasa terjadi aksi kriminalitas dilakukan banyak orang tertentu dengan faktor dan situasi berbeda. Namun, mayoritas faktor ekonomi menjadi pengaruh kuat bagi pelaku tindak kejahatan.Selain itu, geografis dan jumlah penduduk semakin banyak juga menambah sederetan jumlah pelaku. Tak ayal, penghuni lembaga permasyarakatan dan rumah tahanan juga bertambah.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia perwakilan Riau, Ferdinan Siagian Kamis (20/10/2016). Secara spesifik, merdeka.com menulis kapasitas tahanan dan narapidana pelaku kriminalitas baik di Rutan maupun Lapas di propinsi Riau dari segi perempuan dan anak - anak.

BACA JUGA:

. Korupsi Dana Hibah, Mantan Dosen Fisipol UIR Divonis Empat Tahun Penjara, Denda Rp200 Juta

. Divonis Lepas dalam Kasus Kredit Fiktif Bank Riau Kepri Rp35,2 Miliar oleh Pengadilan Tipikor di Pekanbaru, Putusan Arya di MA Menjadi 15 Tahun Penjara

Supaya lebih jelas, perbedaan narapidana dan tahanan, yakni sesudah dan sebelum inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap. Untuk status tahanan, mereka pelaku kejahatan yang masih menjalani proses hukum dan belum inkrah. Sedangkan narapidana, pelaku yang sudah inkrah dan menjalani masa tahanan sesuai putusan pengadilan terakhir.

"Di Lapas kabupaten Bengkalis, dihuni 14 tahanan perempuan dewasa dan 5 orang anak laki-laki. Ada 37 napi perempuan dan 19 napi anak laki-laki," ujar Ferdinan seperti dilansir merdeka.com.

Di Lapas Tembilahan kabupaten Indragiri Hilir, ada 1 tahanan perempuan dewasa dan 7 tahanan anak laki-laki. Napi perempuan dewasa ada 17 orang, dan napi anak laki-laki ada 2 orang.

Untuk Lembaga Permasyarakatan Khusus Anak (LPKA) kota Pekanbaru, dihuni 57 tahanan perempuan dewasa dan 7 tahanan anak laki-laki. Sedangkan napi perempuan dewasa ada 220 orang dan napi anak laki-laki ada 71 orang.

"Lapas Bangkinang dihuni 12 tahanan perempuan dewasa, dan 5 tahanan anak laki-laki. Napi perempuan dewasa ada 11 orang dan napi anak laki-laki ada 9 orang," ucap Ferdinan.

Di Lapas Pasir Pangarayan, ada 5 tahanan perempuan dewasa dan 3 tahanan anak laki-laki. Sedangkan napi perempuan dewasa ada 2 orang dan 4 orang napi anak laki-laki.

"Rutan Dumai dihuni 17 tahanan perempuan dewasa dan 7 anak laki-laki. Sedangkan napi perempuan dewasa ada 27 orang dan 3 napi anak laki-laki," imbuh Ferdinan.

Rutan Rengat dihuni 1 orang tahanan perempuan dewas, tidak ada tahanan anak-anak. Namun ada 12 napi perempuan dewasa dan 2 napi anak laki-laki serta 1 orang napi anak perempuan.

Di Rutan Siak Sri Indrapura ada penghuni tahanan perempuan dewasa sebanyak 7 orang dan tahanan anak laki-laki 4 orang. Juga dihuni 15 napi perempuan dewasa dan 6 anak laki-laki.

Cabang Rutan Bagan Siapi-api dihuni 12 tahanan perempuan dewasa dan 6 tahanan anak laki-laki serta 1 tahanan anak perempuan. Selain itu, disini juga dihuni 20 napi perempuan dewasa dan 3 napi anak laki-laki.

Sedangkan Cabang Rutan Taluk Kuantan hanya dihuni 1 tahanan perempuan dewasa dan 1 napi perempuan dewasa. Tidak ada anak-anak baik anak perempuan maupun laki-laki di sini.

Namun di Cabang Rutan Selat Panjang, ada 3 tahanan perempuan dewasa dan 12 napi perempuan dewasa. Selain itu juga dihuni 6 napi anak laki-laki.

"Baik tahanan maupun napi, itu paling banyak terlibat kasus narkoba. Ada yang pengguna, ada juga sebagai pengedar dan bandar. Disusul kasus lainnya seperti kasus korupsi, bagi perempuan dewasa, dan kasus kriminalitas seperti pencurian dan kasus lainnya bagi anak-anak," kata Ferdinan.

Untuk total napi kasus bandar dan pengedar narkoba (laki-laki dan perempuan) seluruh Rutan dan Lapas di Riau mencapai 3.546 orang. Sedangkan napi kasus pengguna narkoba mencapai 604 orang. "Dan napi kasus korupsi ada 209 orang, disusul napi dengan kasus kejahatan lainnya," ujarnya. ***

Editor:
Wawan Setiawan

Kategori : Umum, Riau
wwwwww