Home > Berita > Inhil

Antara Mendung dan Gerhana, Beberapa Daerah di Inhil Juga Sempat Gelap

Antara Mendung dan Gerhana, Beberapa Daerah di Inhil Juga Sempat Gelap

Suasana redup seperti sore hari menjelang malam dirasakan, Rabu (9/3/2016) pagi sekira jam 7.20 WIB. Foto dipetik dari Jembatan Kuala Getek, Tembilahan.

Rabu, 09 Maret 2016 21:33 WIB
Yusuf
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com - Gerhana matahari yang terjadi, Rabu (9/3/2016) pagi tadi juga dirasakan warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Meski tidak gerhana total, tapi suasana redup seperti sore hari menjelang malam dirasakan, tepat sekira jam 7.20 WIB. Pantauan potretnews.com, warga Tembilahan, Ibu Kota Kabupaten Inhil, terutama anak- anak cukup antusias melihat gerhana. Hal ini tidak lepas dari pemberitaan media, terutama televisi yang gencar memberitakan peristiwa tersebut. Mereka dengan menggunakan kacamata, terlihat menantang matahari.

Salah satu kawasan terbaik untuk melihat gerhana matahari di Tembilahan, adalah Jembatan Kuala Getek. Dari kawasan tersebut, matahari dapat dilihat dengan utuh, karena tidak terhalang oleh pohon dan bangunan tinggi.

Beberapa warga menghentikan kendaraan roda dua mereka untuk menyaksikan gerhana matahari tersebut. "Daerah kita tidak gerhana total seperti Bangka Belitung kan bang," ujar Wahab salah seorang warga yang ikut menyaksikan gerhana di Jembatan Kuala Getek.

Suasana redup yang terjadi hampir 10 menit. Bahkan matahari yang terlihat hanya seperlima saja. Setelah itu, kondisi mulai berangsur normal, sedikit demi sedikit matahari kembali ke bentuk semula, hingga kondisi redup, kembali terang. Di kecamatan lain luar Tembilahan, suasana redup seperti sore hari menjelang malam juga dirasakan warga yang dihubungi potretnews.com melalui telepon. ***

Kategori : Inhil, Peristiwa
wwwwww
www.amsi.or.id