Kebakaran di Permukiman Padat Reteh Inhil, 20 Rumah Ludes Terbakar karena Warga Padamkan Api dengan Peralatan Seadanya
![]() |
Kebakaran yang terjadi di Jalan Bunga Padi Gang Saudara Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Minggu (6/3/2016) malam sekira pukul 19.15 WIB. |
Senin, 07 Maret 2016 15:39 WIB
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com - Sebanyak 20 unit rumah ludes dalam musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Bunga Padi Gang Saudara Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Minggu (6/3/2016) malam sekira pukul 19.15 WIB.Menurut pihak kepolisian, saat itu Tamjidillah, Ketua RT/RW 003 mendengar teriakan warga mengenai adanya kobaran api di belakang rumahnya. Selanjutnya saksi melihat asal api tersebut dan memanggil warga lainnya untuk membantu memadamkan api. Warga bersama-sama berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dan berselang beberapa saat kemudian petugas pemadam kebakaran Kecamatan Reteh tiba di TKP dan bersama dengan warga sekitar memadamkan api menggunakan 1 unit mesin Robin.Api diduga berasal dari rumah Baharuddin, pada saat kejadian pemilik rumah diketahui sedang memasak. Kondisi rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu menyebabkan api dengan cepat menghanguskan bangunan rumah tersebut."Sekitar pukul 21.15 WIB api berhasil dipadamkan. Kerugian diperkirakan Rp 300 juta, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono melalui Kapolsek Reteh AKP Dwi Wanto, Minggu (6/3/16) malam. Ia menambahkan, adapun warga yang rumahnya ludes dilalap si jago merah dalam kejadian ini, yakni Baharuddin (33), Norman (35), Jamilah (76), Zulkifli (35), Baharuddin (35), Muslim (48), Hijaji (51), H Baharudin (63).Warga lainnya adalah Yamah (ditempati oleh anaknya Amar (25), Mulyadi (28), Hajra (55), Tana'in, Sri Yanti (33), Daud (41), Arca (49), Suib (46), Arsyad (57), M Zen (43), Mulyadi (38), termasuk satu bangsal miliknya."Pihak kepolisian telah memintai keterangan saksi dan melakukan olah TKP atas peristiwa kebakaran ini," ujarnya. ***






















