Waduh... Ternyata untuk Jadi Honerer di Meranti Harus Bayar, Bupati Janji akan Selidiki
![]() |
Bupati Meranti Irwan. |
SELATPANJANG, POTRETNEWS.com - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi menegaskan, dirinya dapat laporan bahwa untuk diterima bekerja menjadi tenaga honorer harus membayar. Ia berjanji akan mencari kebenaran laporan itu. Jika terbukti, bupati akan bertindak tegas dengan mempersoalkan ke ranah hukum.
“Banyak pegawai honor harus membayar ke SKPD tertentu untuk bisa diterima. Kalau ketahuan, kita akan tindak tegas dan persoalkan secara hukum,” ungkapnya, Jumat (26/2) lalu di hadapan seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemkab Meranti saat pengucapan Pakta Integritas dan penyerahan DPA.Menurut Irwan, jika saat masuk bekerja saja mesti membayar, bagaimana nantinya saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Tentunya motivasi dalam bekerja yang diutamakan adalah mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan sebagai modal untuk bisa masuk bekerja.“Budaya ini harus kita hilangkan. Jangan terus-menerus terjadi,” katanya.Bupati juga meminta agar pegawai honor dapat dievaluasi. Karena menurutnya pegawai honor di Kepulauan Meranti paling banyak. “Tenaga honor kita terlalu banyak dan mungkin yang terbanyak. Makanya dapat dievaluasi kembali,” katanya.
























