Cegah Bentrok Lanjutan, Polisi Disiagakan di Jalan Arifin Achmad
![]() |
Tampak puluhan polisi berjaga-jaga cegah bentrokan lanjutan. (foto: goriau.com) |
Minggu, 28 Februari 2016 03:08 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Hingga Minggu (28/2/2016) dini hari, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya, Pekanbaru, Riau masih berjaga-jaga di lokasi tawuran berdarah yang melibatkan dua kelompok pemuda di Jalan Arifin Achmad, tak jauh dari Kantor Apkasindo. Sementara itu, kondisi korban pembacokan, Amri Bone yang menjabat Ketua DPK LSM Pekat di Kota Pekanbaru sudah mendapat perawatan intensif di RS Awal Bros. Informasinya jari tangan kirinya putus akibat ditebas samurai pada saat tawuran berlangsung, Sabtu malam, sekitar pukul 21.30 WIB."Kita tempatkan anggota untuk berjaga-jaga, mengantisipasi berbagai kemungkinan. Kita sudah komunikasikan dengan LSM ini, agar dapat mengontrol diri. Mereka juga sudah membuat laporan resmi ke Mapolsek," sebut Kapolsek Bukti Raya Kompol Ricky Richardo, di lokasi.Sedangkan untuk terduga pelakunya, imbuh Ricky, pihaknya masih melakukan pengejaran. Sebagian penyerang ada yang kabur masuk ke dalam semak-semak, sisanya melarikan diri menggunakan motor. "Kita sudah mengamankan samurai yang diduga digunakan untuk melukai korban," tukasnya.Seperti yang diberitakan sebelumnya, tawuran antara LSM Pekat dan sekelompok massa berjumlah belasan orang terjadi di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru. Tawuran itu bahkan dilakukan hingga di tengah jalan. Tampak kayu dan batu berserakan di sana, bahkan ada juga ceceran darah. ***






















