Asyik... Awal Bulan, Harga Pertamax dan Pertalite Bakal Turun Lagi
![]() |
Ilustrasi. |
Sabtu, 27 Februari 2016 08:02 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - PT Pertamina pada awal Maret bakal memberlakukan harga baru untuk bahan bakar seri pertamax dan pertalite. Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengakibatkan harga bahan bakar beroktan tinggi itu berpeluang turun. Namun, besaran penurunannya ditentukan pada akhir bulan.
Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang saat dihubungi mengungkapkan, rencana penerapan harga baru tersebut dilakukan pada 1 Maret. Nilai tukar disebutnya menjadi faktor utama karena selama sebulan ini harga minyak dunia cenderung stabil. ’’Insya Allah turun,’’ kata Abe, sapaan akrabnya.Dia tahu, banyak orang yang menunggu besaran penurunan harga itu. Namun, Abe belum bisa membocorkannya. Alasannya, masih dihitung tim Pertamina. BUMN energi tersebut juga perlu menunggu perkembangan nilai tukar dan harga minyak sampai akhir Februari. "Harga baru nanti lebih banyak dipengaruhi kurs. Bukan minyak dunia," jelasnya.Mengutip data Bank Indonesia (BI), selama satu bulan ini rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memang menguat. Jika pada 1 Februari mencapai Rp13.767 per dolar AS, Jumkat (26/2/2016) kurs jualnya ditutup Rp13.467 per dolar AS.Harga minyak dunia berfluktuasi di kisaran 34 dolar AS per barel pada 1 Februari dan kemarin dilepas 35,85 dolar AS per barel. Menurut data Nasdaq, minyak jenis Brent itu menyentuh 30 dolar AS per barel pada 11 Februari. Tetapi, setelah itu, angkanya terus naik.




















