PotretNews.com Rabu 23 September 2020

Libur Tahun Baru ke Kampar, Yuk Berenang di Sungai Hijau…

Libur Tahun Baru ke Kampar, Yuk Berenang di Sungai Hijau…

Asyiknya berenang di Sungai Hijau, Kabupaten Kampar, Riau.

Minggu, 27 Desember 2015 18:47 WIB
KAMPAR, POTRETNEWS.com- Traveler yang libur Tahun Baru ke Riau, melipir (berjalan, singgah, red)-lah ke Kabupaten Kampar. Di sana ada Sungai Hijau yang bersih dan jernih serta masih alami. Asyiknya, ajak anak-anak berenang di sini.
Sungai Hijau, itulah julukan sungai yang mengalir di sela-sela perkebunan karet. Letak sungai ini tidak jauh dari pusat Perkantoran Pemkab Kampar, di Bangkinang sebagai ibu kota. Jaraknya dari Pekanbaru sekira 70 km mengarah ke jalan lintas menuju ke Sumatera Barat.

Sungai Hijau ini yang lebarnya antara 3-6 meter, merupakan sungai dangkal paling cocok untuk berenang untuk anak-anak. Ke dalam airnya pun rata-rata hanya sekitar 30 cm sampai 50. Airnya mengalir di sela-sela rimbunnya perkebunan karet milik masyarakat Kampar.

Andaikan terik matahari, pun bisa terhalang dengan rimbunya daun karet. Sungai ini dari bagian hulu hingga hilir meliuk-liuk bak ular. Airnya mengalir landai yang memanjakan anak-anak untuk berenang.

https://www.potretnews.com/assets/imgbank/27122015/potretnewscom_e96yw_177.jpg

detikTravel yang berkesempatan melongok sungai ini di penghujung tahun 2015, ratusan masyarakat terlihat ramai mengunjung sungai tersebut. Untuk memasuki kawasan sungai dari tepi jalan lingkar di Bangkinang, hanya dipatok Rp5.000 per orang plus tiket parkir mobil Rp10 ribu.

Ratusan masyarakat terlihat ramai di sungai tersebut. Mereka membentangkan tikar di bibir sungai. Para orang tua memantau anak-anak mereka dari pinggir sungai. Pun begitu tak sedikit juga para orang dewasa yang menjebur di sungai yang airnya dingin tersebut.

Ramainya anak-anak di saat libur mandi di sana, karena airnya yang dangkal dan jernih. Sehingga para orang tua tidak begitu was-was jika anak-anak mereka yang sudah di atas usia 5 tahun bakal tenggelam.

Bagian hulu sungai sampai ke hilir ke perbatasan jalan lingkar, panjangnya lebih dari 400 meter. Di sepanjang itu kita bebas memilih lokasi untuk berenang. Parkir kendaraan di sediakan di bawah pohon karet.

Menjelang tahun baru 2016 dimana. Riau dilanda musim penghujan, air sungai ini yang biasanya jernih berubah menjadi coklat. Namun begitu airnya tidak membuat kulit atau pakaian putih anda berubah menjadi coklat.

Tidak tahu pasti, mengapa sungai tersebut diberinama "Sungai Hijau". Namun di saat tidak musim penghujan, air sungai ini terlihat bening. Akan tetapi di saat airnya bening ketika diabadikan lewat kamera, air sungai terlihat hijau muda. Mungkinkah karena itu?

https://www.potretnews.com/assets/imgbank/27122015/potretnewscom_5nyzb_178.jpg

Terlepas dari asal usul kata "hijau" namun tempat rekreasi ini mulai tersohor dari Kabupaten Kampar sampai ke Pekanbaru. Masyarakat Pekanbaru menjadikan sungai hijau alternatif membawa anak-anak berlibur untuk berenang sungai tersebut.

"Saya minimal 2 minggu sekali berkunjung ke sungai hijau. Anak-anak senang karena airnya yang dangkal. Lagi pula suasananya sejuk di tengah rimbunnya kebun karet," kata Elis Masyitoh (38) salah seorang warga Pekanbaru kepada detikTravel.

Di lokasi tempat pemandian ini, juga tersedia warung-warung mungil. Sejumlah jajanan tersedia di sana. Pengunjung bisa pesan minuman atau makanan untuk dinikmati di tepi sungai.

Masyarakat sekitar juga menyediakan untuk menyewakan ban dalam. Banen bekas itu bisa digunakan dengan harga sewa yang sangat relatif murah. Harga jajanan yang ada di lokasi juga tidak terlalu mahal malah boleh dibilang harganya sama di luar lokasi tempat rekreasi. Ayo tunggu apa lagi, bawa keluarga anda menikmati sejukanya air sungai Hijau. ***

Sumber, narasi dan foto-foto:
detikTravel (travel.detik.com)

       
        Loading...    
           
(Akham Sophian)
Kategori : Kampar, Umum
wwwwww